Ilustrasi- calon jamaah haji. Foto: Antara



KBR, Nunukan–  Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mencatat sebanyak 9 warga Sebatik lolos menunaikan ibadah haji melalui Filipina. Selain 9 nama yang berhasil berangkat ke Arab Saudi, Kantor Kemenag Kabupaten Nunukan juga mencatat sebanyak 11 warga asal Nunukan termasuk di dalam 177 WNI yang gagal berangkat haji melalui Filipina.

Kepala Kantor Kementrian Agama kabupaten Nunukan Shaberah mengatakan, tidak tertutup kemungkinan masih ada lagi warga Sebatik yang berhaji melalui Filipina namun belum terdata. Kata dia, keluarga calon haji enggan melapor kepada Kemenag.

“Itu kemarin kami data dengan tim kecil ada 9 orang yang dari Nunukan yang sudah  lolos sampai di sana. Susah juga melacak mereka itu, kadang mereka berangkatnya lewat Sulawesi atau lewat mana gitu kan, nah itu yang tidak terdeteksi,” ujar Kepala Kantor Kementrian Agama kabupaten Nunukan, Shaberah, Senin (19/09/2016).

Shaberah menambahkan pemerintah Indonesia tengah berupaya berusaha memulangkan WNI yang berangkat haji melalui Filipina.

“Kepulangan jemaah haji Indonesia berpaspor Filipina dijadwalkan 17 September - 30 Oktober 2016.”

Sebelumnya sebanyak 9 calon haji asal Sebatik telah dipulangkan ke daerah asal mereka setelah diamankan oleh imigrasi Negara Filipina. Mereka berusaha berangkat ke Arab Saudi  untuk menunaikan ibadah haji melalui Filipina dengan memalsukan dokumen sebagai warga Negara Filipina.

Editor: Malika 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!