Jelang Idul Adha, Penumpang di Pelabuhan Ketapang Meningkat

Jumlah ini meningkat 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15.136 orang.

Minggu, 11 Sep 2016 13:26 WIB

Ilustrasi penumpang di Pelabuhan Ketapang. Foto: Antara


KBR, Banyuwangi- Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk meningkat menjelang libur Hari Raya Idul Adha 2016. Berdasarkan data di Pelabuhan Ketapang, jumlah penumpang tercatat 20.020 orang hingga Minggu pagi, 11 September 2016. Jumlah ini meningkat 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15.136 orang. Sedangkan kendaraan roda dua sebanyak 1.512 sepeda motor dan naik sekitar 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 1.187 sepeda motor.


Juru bicara PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Shandi Nugroho memprediksi, puncak kepadatan penumpang dan kendaraan di jalur penyeberangan Selat Bali tersebut akan terjadi hari ini. Kata dia, kendaraan yaang menyebrang dari kedua pelabuhan tersebut masih didominasi oleh kendaraan roda dua.

“Untuk sementara ini memang ada peningkatan dari tahun sebelumnya, untuk penguna jasa yang melakukan hilir mudik baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Gilimanuk. Jumlah kapal sendiri kita masih mengunakan jumlah armadanya 32 unit. Jadi untuk yang di dermaga MB Ponton kita mengoperasian 20 armada, sedangkan di Landing Craft Mesin (LCM) sendiri kita mengoperasikan 12 armada,” kata Shandi Nugroho (11/9/2016).

Shandi Nugroho menambahkan, untuk jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 30.969 orang, 4.874 sepeda motor, dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 4.416 kendaraan.

Berdasarkan data tersebut, kata Shandi, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Bali menuju Pulau Jawa lebih banyak dibandingkan wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Dewata tersebut selama libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang mengoperasikan sebanyak 32 kapal baik kapal untuk mengangkut penumpang maupun kendaraan menjelang Hari Raya Idul Adha 2016 dengan rincian 20 kapal jenis kapal motor penumpang (KMP) dan 12 kapal jenis Landing Craft Tank (LCT).

Baca juga: Libur Idul Adha, Truk Barang Boleh Lintas di Jalan Tol


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.