Ilustrasi (sumber: BNPB)



KBR, Banyumas– Hujan deras yang terjadi Selasa siang   hingga malam menyebabkan banjir dan longsor di tiga kabupaten Jawa Tengah bagian barat, yakni Banjarnegara, Banyumas dan Cilacap. Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Andri Sulistiyo menginformasikan tebing longsor terjadi di Jalan Provinsi titik Desa Majatengah Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara dengan dimensi tinggi 50 dan lebar 30 meter.

Kata dia longsoran meluncur sejauh 150 meter. Material menutup jalan dan merusak 1 hektar sawah, satu gudang material. Dilaporkan, 1 rumah terancam   oleh material longsoran yang masih menggunung.

Sementara, di Banyumas, banjir dan longsor terjadi tiga desa, yakni Besuki, Cidora dan Karanggayam Kecamatan Lumbir. Komandan Taruan Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Heriana Ady Chandra mengatakan di Desa Besuki, banjir diakibatkan meluapnya sungai Lopasir akibat hujan deras di bagian hulu.
 
Dilaporkan puluhan rumah diterjang banjir. Namun, belum diperoleh keterangan rinci kerugian yang timbul akibat banjir bandang ini. Desa Besuki pada awal 2016 lalu juga diterjang banjir yang mengakibatkan puluhan rumah rusak dan ratusan lainnya terdampak.

Heriana Adi menjelaskan, di Desa Karanggayam, longsor menimpa dua rumah penduduk. Salah satunya mengakibakan tembok jebol dan satunya tertimpa material longsoran.

"Kondisinya di Karanggayam itu hujan deras, dikhawatirkan akan terjadi luapan banjir lagi. Yaitu Sungai Lopasir di Besuki dan Sungai Cidora itu di Dusun Karangduwur Sungai Pedagung. Itu yang ketinggian airnya sampai 50 centimeter. Sampai sekarang juga masih hujan deras ini, khawatirnya ada banjir susulan. Di Karanggayam juga ada dua rumah yang terkena longsoran. Satu rumah temboknya jebol, sedangkan yang kedua, tidak sampai menjebol rumah tetapi materialnya sudah menempel di tembok rumah." Ujar Komandan Taruan Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Heriana Ady Chandra, Selasa (27/09).

Sementara, di Cilacap Petugas UPT BPBD Wilayah Majenang, Muhadi mengungkapkan dua rumah di Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang. Kedua rumah tersebut milik Casti dan Rasiah.

Selain itu, kata Muhadi, banjir besar menyebabkan turap dan badan jalan di Dusun Sukaharja Desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur ambrol. Hal ini menyebabkan lalu lintas ke dusun tersebut terganggu. Muhadi menambahkan,  masih mendata laporan bencana akibat hujan yang terjadi sepanjang siang hingga malam ini.
 
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun diperkirakan kerugian akibat banjir dan longsor di tiga kabupaten itu mencapai ratusan juta rupiah.


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!