Banyuwangi International Run 2015. Foto: Antara



KBR, Banyuwangi- Sejumlah atlet lari nasional dan internasional akan meramaikan kompetisi lari Banyuwangi Internasional Run  yang akan di gelar tanggal 9 Oktober 2016.

Event tahunan bergensi ini  diikuti sejumlah pelari profesional dari Kenya, yakni Alex Melly, Charles Kipsang, Gladys Jameli dan Isabellah Kigen. Selain dari Kenya, deretan pelari nasional yang telah mencetak rekor ASEAN GAMES maupun PON juga akan ambil bagian. Mereka adalah seperti Agus Prayogo Triyaningsih, Acong Tio, Jauhari Johan, Uni Setyorini, Yulianingsih, Lilik Sudarwati, Ester Soma dan I Gede Karangasem.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Wawan Yadmadi mengatakan pelari asal Kenya mengikuti Banyuwangi Internasional Run ini usai mengikuti beragam event lari lainnya di Indonesia.

“Insya allah dipastikan hasil kordinasi kami dengan teman-teman PASI bahwa disamping memang juara tahun lalu, termasuk atlet-atelet nasional pemenang SEA GAMES insya allah juga akan hadir di Banyuwangi. Tujuan mereka di Banyuwangi disamping olahraga juga berwisata. Jadi mereka itu datang tidak hanya dapat satu kegiatan tapi mereka itu dapat dua kegiatan,” kata Wawan Yadmadi, Kamis (29/9/2016).

Banyuwangi International Run 2016 ini melombakan empat kategori. Yakni 10 Km Open, 10 Km Master (kelompok usia 40 tahun ke atas), 5 Km Open  dan  5 Km pelajar SD/MI Beregu.

Event yang ditargetkan bakal diikuti 2.000 peserta ini juga diramaikan peserta amatir asing dari sejumlah negara. Di antaranya, China, Jepang, Jerman dan Australia. Juga para mantan atlet, atlet, penggiat lari, masyarakat umum dan pelajar.

Menurut Wawan, antusias mereka cukup tinggi karena acara kompetisi lari ini dikemas dalam sport tourism. Sejumlah rute yang dilalui pelari akan melewati tetenger ( penanda sejarah ) kota dan destinasi wisata. Banyuwangi Internasional Run 2016  bakal merebutkan total hadiah sebesar Rp 160 juta.

Editor: Malika

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!