Dua Jamaah Haji Asal Nunukan Tertahan di Filipina

Kedua calon Jemaah haji asal Nunukan tersebut masih dimintai keterangan lanjutan oleh pihak Filipina.

Minggu, 04 Sep 2016 21:51 WIB

Perwakilan Pemprov Jawa Tengah saat membriefing jamaah haji asal Jateng. Foto: Kemenlu


KBR, Nunukan– Dua calon jamaah haji asal Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara masih tertahan di Filipina. Juru bicara kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Sayid Abdullah mengatakan, kedua calon Jemaah haji asal Nunukan tersebut masih dimintai keterangan lanjutan oleh pihak Filipina. 


Kata dia, ada 11 orang warga asal Sebatik yang ditangkap pemerintah Filipina.

“Dari Sebatik 11, pulang 9. Yang jelas 2 belum pulang. Dia masih di Filiphina karena masih dibutuhkan keterangannya sama pihak KBRI maupun pihak dari Imigrasi Filiphina dan mereka dalam keadaan kondisi sehat walafiat. Mereka di KBRI,”ujar Sayid Abdullah Minggu (04/092/2016)

Hari ini, Pemerintah Indonesia memulangkan 168 calon jemaah haji dari Filipina. Sembilan di antaranya merupakan jamaah asal Nunukan yang dipulangkan melalui bandara di Makasar. Senin esok, mereka rencananya akan dipulangkan ke Nunukan melalui Bandara Kota Tarakan.

Baca juga: Calon Haji Ilegal Asal Indonesia di Filipina Dipulangkan


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.