Digelar Bulan Depan, Pemda Matangkan Persiapan Tour de Timor

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pemerintah kabupaten di Daratan Timor tengah membahas persiapan helatan balap sepeda Tour de Timor.

Sabtu, 24 Sep 2016 13:39 WIB

Ajang balap sepeda Tour de Flores 2016. (Foto: manggaraikab.go.id)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pemerintah kabupaten di Daratan Timor tengah membahas persiapan helatan balap sepeda Tour de Timor. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparektif) NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, koordinasi antar pemda dilakukan untuk menyiapkan destinasi wisata di masing-masing kabupaten yang dilalui para pebalap.

"Khusus untuk daratan Timor yang akan meyelenggarakan tour de timor mulai dari Dili sampai Kupang, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur dan pemerintah kabupaten se daratan Timor sedang berkoordinasi untuk bisa menyiapkan destinasi wisata disepanjang pulau Timor," ujar Marius Ardu di Kupang, Sabtu (24/9/2016).

Sehingga, lanjutnya, wisatawan yang mengikuti Tour de Timor sekaligus bisa menikmati keindahan alam dan kota di provinsi ini.

"Bisa menikmati keindahan kota-kota kabupaten di daratan timor ini. Pemerintah kabupaten se-daratan timor saat ini memang sedang bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan tour de timor," ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu menjelaskan, titik mula (start) Tour de Timor dimulai dari Dili, Timor Leste dan akan berakhir di Kota Kupang. Rancangan kegiatan yang akan berlangsung pada November ini masih terus dimatangkan.

Baca juga:

Ajang ini sekaligus juga mengambil misi memperkenalkan berbagai potensi wisata di Nusa Tenggara Timur. Melalui Tour de Timor, pemerintah daerah juga ingin menunjukkan citra NTT sebagai destinasi wisata yang aman dan layak dikunjungi.

Marius pun menambahkan, pada Tour de Timor ini para pebalap akan melewati empat etape. Etape pertama dengan rute Dili (Timor Leste)-Atambua Belu, kemudian Atambua Belu-Kefamenanu Timor Tengah Utara, berlanjut Kefamnanu TTU-So'E TTS, dan etape terakhir So'E TTS-Kota Kupang.




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?