Banjir merendam ratusan rumah di kabupaten Trenggalek dan Tulungagung, (16/9/2016). Seorang kakek menemani cucunya yang tengah tidur ketika air mulai masuk ke dalam rumah. Foto: KBR/Adhar



KBR, Tulungagung– Ratusan rumah di Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung, Jawa Timur terendam banjir sejak Jumat (16/9/2016) dini hari tadi.  Salah seroang warga, Nurhadi mengatakan, ketinggian banjir ketinggian air di perkampungan warga mencapai satu meter lebih. Selain menggenangi ratusan rumah warga, banjir juga menyebabkan ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek pada ruas Durenan-Prigi terputus total.

"Banjir mulai jam 12 malam, ketinggian kalau di sini setengah meter, tapi kalau di Nglampir lebih dari satu meter," katanya, Jumat (16/9/2016). 

Banjir yang terjadi sejak Jumat dini hari itu diduga akibat meluapnya Sungai Karang Tuwo meluap setelah hujan deras selama lima jam. Menurut pengakuan warga, ini adalah kali kedua mereka mengalami banjir setelah yang pertama terjadi pada 17 agustus lalu.

Empat desa yang terdampak di Tulungagung adalah Desa Bantengan, Talun Kulon dan Desa Nglampir Kecamatan Bandung serta Desa Tulungrejo, Kecamatan besuki.

Sementara itu di Kabupaten Trenggalek, bandang menerjang Desa Tasikmadu dan Margomulyo, Kecamatan watulimo. Banjir merendam ratusan rumah dan fasilitas umum di kawasan pesisir selatan Trenggalek.  

Editor: Malika 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!