Bahas Sampah, Aktivis dan Utusan Kementerian Kumpul di Solo

" Mereka akan berbagi pengalaman dan data tentang permasalahan sampah di daerah masing-masing."

Jumat, 02 Sep 2016 19:25 WIB

Aktivis jambore bebas sampah kumpul di Solo. (Foto: Yudha Satriawan/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Solo- Sekitar 350-an pegiat lingkungan dari 22 provinsi di Indonesia dan kementerian terkait, berkumpul di Jambore Bebas Sampah 2020 di Solo selama akhir pekan ini. Juru bicara penyelenggara acara, Via Oktaria mengatakan kegiatan ini akan menghasilkan roadmap atau pemetaan permasalahan sampah di berbagai daerah di Indonesia.

Via menambahkan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan, pedesaan, hingga sampah di lautan akan dibahas dalam kegiatan jambore tersebut.

"Seluruh pegiat peduli lingkungan di Indonesia berkumpul dalam Jambore ini. Mereka akan berbagi pengalaman dan data tentang permasalahan sampah di daerah masing-masing. Akan tercipta sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujarnya, Jumat (2/9/2016).

"Dari roadmap ini akan terbentuk gerakan masif di berbagai daerah sesuai karakter dan demografi wilayah untuk peduli masalah sampah," tambahnya.

Dari pantauan di lokasi jambore di kompleks Taman Balaikambang Solo, berbagai tenda didirikan para peserta dari berbagai daerah. Pembukaan Jambore dihadiri perwakilan dari kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian PUPR dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Komisi Energi DPR Pesimistis soal Pergantian Direksi Pertamina

  • Intensitas dan Kekuatan Gempa Susulan Turun, BMKG Imbau Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Cina Gelar Latihan Tempur di Laut China Timur
  • Mikel Arteta Kandidat Kuat Pengganti Wenger di Arsenal

Setiap individu itu unik, mereka memiliki kesukaan masing-masing, termasuk dalam bekerja. Kebanyakan orang ingin bekerja di bidang yang sesuai dengan passion dan motivasi mereka masing-masing.