Alasan Kamera Pengawas Dipasang di Helm Polisi Solo

"Baru kita ujicoba memakai 8 kamera pengawas. Semata-mata untuk mempermudah dalam penanganan kasus."

Jumat, 30 Sep 2016 19:01 WIB

Pasukan polisi memakai helm berkamera pengawas. (Foto: KBR/Yudha S.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Solo-  Cegah pelanggaran prosedur kepolisian Solo, Jawa Tengah memasang  kamera pengawas di helm.  Wakil Kepala Kepolisian  Solo, Hariadi, mengatakan pemasangan kamera pengawas di tubuh personil anggotanya saat bertugas tersebut untuk mengantisipasi pelanggaran prosedur.

Selain itu menurut Hariadi, bukti rekaman video di kamera pengawas ini akan menjadi bukti saat menangani kasus.

“Pemakaian headcam atau kamera pengawas di bagian helm ini membantu pengungkapan pelaku tindak pidana kekerasan, kasus intoleransi, atau anarkisme saat ormas melakukan unjuk rasa. Ini terobosan baru bagi kami." Ujar Wakil Kepala Kepolisian  Solo, Hariadi, Jumat (30/09).

Hariadi melanjutkan, "baru kita ujicoba memakai 8 kamera pengawas. Semata-mata untuk mempermudah dalam penanganan kasus dan melihat apakah bisa dijadikan alat bukti rekaman video itu. Juga sebagai bahan evaluasi jika ada pelanggaran prosedur personil polisi yang bertugas.”

Ketika memakai kamera pengawas, personil polisi ini tampak kurang terbiasa. Seringkali jemari tangan mereka memegang kamera kecil yang terpasang di ujung atas helm pengaman.
 
Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?