Penyelidikan kapal yang meledak di Padang Bai, Bali (Foto: Antara)



KBR, Bali- Tiga korban ledakan kapal di pelabuhan Padang Bai, Bali, langsung menjalani operasi di RS Bros. Manajer rumah sakit itu, Renon Desak Indri mengatakan ketiga korban yang dioperasi itu mengalami patah kaki dan luka di kepala.

"Inisial Mm, S dan R kemudian pasien yang perempuan dari Spanyol kemudian dua laki-laki satu dari Austria satu dari Spanyol. Kondisi pasien saat datang stabil tapi yang satu cukup berat hingga kita tangani lebih dahulu," ujarnya Kamis (15/09/2016).

Kata dia korban R mengalami patah tulang tertutup pada paha kiri dan kondisi cedera di kepala sudah membaik. Korban S mengalami patah tulang tengkorak terbuka dengan kondisi cedera kepala membaik dan menjalani operasi bedah syaraf. Kemudian korban MM mengalami patah terbuka pada kaki kiri dan juga menjalani operasi.

Sementara hingga saat ini dua orang dinyatakan tewas akibat peristiwa tersebut. Satu korban meninggal berada di Rumah Sakit Sanglah dan korban lainnya atas nama Catrini, WNA Austria, saat ini berada di RS Kasih Ibu, Sabe. Beberapa RS yang juga merawat korban meledaknya kapal itu adalah 5 korban di RS Kasih Ibu, 5 korban di BIMC Kuta, 2 korban di RS Family Husada dan 4 orang yang masih diidentifikasi.  

Editor: Dimas Rizky

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!