2 Kabupaten di Jawa Tengah Dilanda Banjir & Longsor

"Sampai sekarang masih dilakukan assessment dan pendataan oleh petugas di lapangan"

Sabtu, 17 Sep 2016 23:19 WIB

Ilustrasi: Longsor di Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: BPBD Cilacap)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Banyumas - Sejumlah daerah di Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah dilanda banjir dan longsor setelah hujan deras sejak Jumat (16/9/2016) hingga Sabtu (17/9/2016) pagi.

Komandan Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Banyumas, Heriana Ady Chandra menyebut, empat desa di Banyumas yang terdampak di antaranya Desa Karang Gedang dan Sawangan tergenang banjir. Sedangkan Desa Besuki dan Karanganyar terkena longsor.

"Akibat terjadi hujan lebat yang terjadi merata di Kabupaten Banyumas, ada empat desa yang terdampak bencana. Di antaranya bencana banjir yang terjadi di Desa Sawangan Kecamatan Kebasen," kata Heriana di Banyumas, Sabtu (17/9/2016).

"Di Desa Karang Gedang 76 rumah terendam dengan ketinggian air 40 centimeter. Sementara di Desa Sawangan, ketinggian air yang menggenangi rumah warga mencapai 50 centimeter, yang merendam wilayah RT 1 RW 1, RT 2 RW 2, RT 1 RW 2," paparnya.

Para relawan, kata dia, telah merapat ke lokasi bencana. Ia pun menjelaskan, lebih dari 70 rumah terendam air dan sebuah rumah tertimbun tanah longsor.

"Kemudian di Desa Karanggedang Kecamatan Sumpyuh. Sampai sekarang masih dilakukan assessment dan pendataan oleh petugas di lapangan," imbuhnya.

Baca juga:

Sementara itu di Kabupaten Cilacap, banjir dan longsor terjadi di lima kecamatan, di antaranya Bantarsari, Gandrungmangu, Sidareja dan Wanareja.

Camat Wanareja, Bintang Dwi Cahyono mengungkapkan, 200 rumah di Desa Purwasari terendam air lantaran meluapnya sungai Cibeureum. Sementara, tanah longsor terjadi di Desa Bantar dan Desa Madura.




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.