Puluhan Raja dan Pangeran se-Nusantara Bakal Kumpul di Dataran Tinggi Dieng

Dari pendopo Kabupaten, para raja akan dikawal menuju Dataran Tinggi Dieng untuk mengikuti berbagai prosesi ritual Dieng Culture Festival 2017.

Selasa, 01 Agus 2017 13:55 WIB

Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Foto: visitjawatengah.jatengprov.go.id/Publik Domain)

KBR, Banjarnegara – Sekitar 20 raja dan pangeran se-Nusantara bakal 'kumpul' di Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara, Jawa Tengah pada bulan Agustus 2017.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, memastikan ada 20 keraton dan puri dari seluruh Indonesia akan menghadiri gelaran Dieng Culture Festival 2017.

Kepala Dinas Pariwisata Banjarnegara Dwi Suryanto mengatakan, diantara 20-an utusan keraton dan puri itu, 15 diantarannya merupakan pasangan raja dan permaisuri dari berbagai keraton dan kesultanan nusantara.

Ke-20 utusan keraton dan puri tersebut adalah: Keraton Amertha Bumi Kendal, Keraton Kutai, Keraton Selayar, Keraton Sulawesi, Kesultanan Luwu, Keraton Bangkalan, Keraton Pamekasan, Keraton Tamiang Aceh, Keraton Indrapura, Keraton Taruma Negara, Keraton Bau Bau dan Keraton Yustina.

Selain itu hadir pula Karaeng Rewa, Kanjeng Dinar dan utusan dari Puri Tabanan, Puri Pemecutan, Puri Jembrana, Puri Kerambitan, Puri Peliatan dan Puri Ubud.

Dwi Suryanto mengatakan para raja dan pangeran itu akan tiba di Pendopo Kabupaten Banjarnegara pada 5 Agustus 2017. Dari pendopo Kabupaten, para raja akan dikawal menuju Dataran Tinggi Dieng untuk mengikuti berbagai prosesi ritual Dieng Culture Festival 2017.

Para raja dan permaisuri juga akan mengikuti arak-arakan prosesi pemongan rambut gimbal, namun terbatas di area Komplek Candi Arjuna.



Dwi Suryanto mengatakan ada kemungkinan perwakilan raja akan memotong rambut salah satu anak gimbal. Namun, hal ini akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan Panitia Dieng Culture Festival 2017 dan tetua adat Dieng.

"Sudah ada 15 yang sudah konfirmasi hadir, 15 pasang raja dan permaisuri. Nanti kita sambut rawuhnya para raja di Pendopo Dipayudha Graha. Kemudian kita kawal menuju ke Dieng. Para raja dan permasiuri itu menghendaki akan mengikuti kirab, meski tidak sepanjang perjalanan. Tetapi mungkin di Pintu Masuk Komplek Candi Arjuna, beliau akan mengikuti barisan potong rambut gimbal itu," kata Dwi Suryanto, Senin (30/7/2017).

Agenda kehadiran raja-raja nusantara ini berawal ketika pemerintah Kabupaten Banjarnegara berkomunikasi dengan Ketua Paguyuban Raja-Raja Nusantara, Prabu Puntajaya Negara, Raja Keraton Amartha Bumi, Boja, Kendal.

Saat itu, Prabu Puntajaya mengutarakan keinginannya agar raja-raja di Nusantara dihadirkan dalam Dieng Culture Festival 2017.

Raja Puntajaya, kata Dwi, beralasan mereka juga memiliki semangat serupa untuk melestarikan budaya nusantara.

Menurut Dwi Suryanto, para raja hadir dari penjuru nusantara dengan biaya sendiri. Akan tetapi, saat berada di Banjarnegara, seluruh akomodasi akan ditanggung oleh Pemkab Banjarnegara, mulai transportasi hingga penginapan.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1