Perkuat Pelayanan Publik, Pemkot Solo Siapkan 'Kelurahan Online'

Kelurahan online disiapkan menunjang pelayanan publik. Termasuk untuk pengembangan potensi wilayah seperti wisata, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan lain-lain.

Kamis, 10 Agus 2017 14:56 WIB

Petugas Pemkot Solo menunjukkan salah satu kelurahan online di Solo. (Foto: KBR/Yudha Satriawan)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Solo - Pemerintah Kota Solo Jawa Tengah memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi informasi (IT). Apalagi, Kota Solo ingin menjadi Smart City atau Kota Cerdas pada 2018 mendatang.

Juru bicara Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Solo, Jackson Napitupulu mengatakan upaya yang dilakukan adalah menyiapkan setiap kelurahan di Solo untuk memiliki akses online (berjaringan internet) dan portal internet mandiri.

Jackson mengatakan kelurahan online disiapkan menunjang pelayanan publik. Termasuk untuk pengembangan potensi wilayah seperti wisata, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan lain-lain.

"Dari 51 kelurahan di Solo, saat ini ada delapan kelurahan yang sudah siap go online. Siap dengan website. Memang website ini masih sangat sederhana bentuknya. Tapi, ke depan, kalau tiap kelurahan di Solo ingin mengembangkan potensi bisa memanfaatkan website ini. Kita juga fasilitasi web dengan GPS lokasi agar mudah diakses," kata Jackson Napitupulu di Solo, Kamis (10/8/2017).

Juru bicara Dinas Informasi Kota Solo Jackson Napitupulu mengatakan setiap kelurahan dan kampung di Solo memiliki ikon dan kekhasan masing-masing.

"Harapannya, semua potensi yang belum tergali di kampung atau kelurahan itu bisa muncul di webiste ini. Karena yang tahu detil informasinya ya masing-masing wilayah itu," kata Jackson.

Kota Solo sebelumnya juga sudah memiliki one stop service online (layanan perizinan online terpadu satu pintu), yang dicanangkan sejak era Wali Kota Joko Widodo pada 2005, dan mulai dibuka pada 2017. Ada sembilan item yang dilayani melalui one stop service online ini, diantaranya perizinan Praktik Perawat, Praktik Bidan, HO daftar ulang, Tanda Daftar Perusahaan perorangan, SIUP Mikro, Izin Pemanfaatan Ruang dan Cetak Petak.

Meski begitu, layanan online pemerintah Kota Solo ini tidak terlalu menarik minat masyarakat. Warga Solo banyak memilih mengurus perizinan langsung ke kantor pelayanan perizinan.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR