Warga Perbatasan di Nunukan Tagih Janji Pemerintah Bangun Tower Telekomunikasi

Warga di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, menagih janji Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bakal membangun 17 tower telekomunikasi di sepanjang perbatasan.

Senin, 29 Agus 2016 11:47 WIB

Tower telekomuniKasi di wilayah perbatasan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Pemerintah gagal membangun 17 tower di sepanjang wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan. (KBR/Adhima)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Nunukan - Warga di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, menagih janji Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bakal membangun 17 tower telekomunikasi di sepanjang perbatasan.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Kabupaten Nunukan, Albert Sugianto mengatakan, Kemenkoinfo pernah berjanji membangun 17 tower telekomunikasi pada Desember 2015. Namun, hingga kini tak kunjung terealisasi.

"Harusnya kan 20, tapi disetujui 18. Berubah lagi  jadi 17 dan berubah lagi jadi 15. Sampai sekarang belum dibangun. Target padahal Desember 2015 sudah ring, tapi ini sudah tahun 2016,” kata Alber Sugianto, Senin (29/08/2016).

Albert menambahkan, sebagian besar warga di perbatasan masih kesulitan mengakses layanan telekomunikasi lantaran terbatasnya jaringan.

Di sebagian daerah perbatasan, warga bahkan lebih mudah mengakses jaringan telekomunikasi dari Malaysia.

Baca juga: Menperin Minta Proyek Palapa Ring Pakai Komponen Lokal




Editor: Quinawaty
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta