Sungai Muar Belum Dikeruk, Warga Khawatir Banjir Datang Lagi

Warga sudah mengajukan perbaikan tata kelola sungai namun belum ditanggapi

Jumat, 19 Agus 2016 17:41 WIB

Ilustrasi: banjir di Padang (Foto: Antara)

KBR, Bengkulu- Warga desa pulau Makmur dan desa Pasar Ipuh kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko Bengkulu khawatir banjir kembali datang menerjang desa mereka jika hujan deras kembali datang. Semalam banjir menerjang desa mereka hingga ketinggian 1,5 meter.

Edi Herianto kepala desa Pasar Ipuh mengatakan bencana ini sering terjadi namun luput dari perhatian pemerintah kabupaten hingga pusat.

“Kejadian penutupan mulut muara sungai Muar ini sering terjadi, dan pengajuan dari desa pulau  Makmur dan Pasar Ipuh untuk pemasangan bronjong lengan muara sudah sering diajukan kepada pemerintah kabupatan dan pemerintah pusat. Hingga detik ini tahun 2016 belum juga ada,” kata Edi Harianto kepada KBR Jumat (19/08/2016).

Edi Hermanto menambahkan warga khawatir karena hingga saat ini belum dilakukan pengerukan mulut muara sungai Muar.

Sebelumnya banjir hingga ketinggian 1,5 meter merendam desa pulau Makmur dan desa Pasar Ipuh kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko Bengkulu. Bencana itu terjadi karena hujan deras yang terjadi Kamis malam, sehingga menyebabkan mulut muara sungai Muar, tertutup pasir pantai.

Banjir ini merendam ratusan hektar sawah, puluhan rumah nelayan di sekitar sungai dan di tepi pantai. Beruntung saat banjir menerjang, para nelayan cepat menyelamatkan perahu dan alat tangkap ikan.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR