Seluruh Awak Pesawat Latih yang Jatuh, Dibawa ke Jakarta

Ketiganya masih syok atas peristiwa tersebut

Jumat, 19 Agus 2016 18:03 WIB

Bangkai pesawat latih yang jatuh (Foto: Antara)

KBR, Bandung- Badan SAR Nasional (Basarnas) Daerah Jawa Barat menyatakan tiga awak pesawat latih jenis Piper PA 28 milik PT Perkasa Flight School, Cilacap, yang jatuh kemarin, telah dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan intensif. Pesawat itu jatuh di lahan pesawahan Desa Kujang, Kecamatan Karang Nunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut Kepala Seksi Operasional Basarnas Daerah Jawa Barat, Harsono, tiga awak itu adalah dua orang siswa penerbang dan seorang pilot instruktur kini dirawat di Rumah Sakit Pertamina sejak malam tadi.

"Pada waktu kejadian langsung dibawa ke puskesmas yang terdekat. Habis itu kan diserahkan ke PT Perkasa Flight School yang bersangkutan dan dibawa ke Jakarta," ujarnya melalui telepon, Jumat (19/8).

Harsono mengatakan secara fisik seluruh awak pesawat latih jenis Piper PA 28 yaitu Arif (siswa), Fadli (siswa) serta Lintang Baskoro (instruktur) dalam kondisi sehat dan baik. Namun kata Harsono, ketiganya masih syok atas kejadian tersebut.

Basarnas Jawa Barat menyatakan kondisi saat ini di lokasi kejadian, bangkai pesawat itu dalam proses pemindahan oleh pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Pesawat itu jatuh dari ketinggian 1000 meter usai mengalami kendala penerbangan. Sebelumnya pesawat itu hilang kontak dengan menara monitor penerbangan (ATC) di Nusawiru pada pukul 15.00 WIB.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.