Peternak membawa beberapa ekor kambing untuk dijual di Pasar Hewan Cot Irie, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (6/8/2016). Permintaan ternak sapi dan kambing meningkat hingga menyebabkan harga jual naik. (Foto: ANTARA)



KBR, Cilacap – Sebulan mendekati Hari Idul Adha atau Hari Raya Kurban, permintaan hewan ternak kambing di Pasar Hewan Karangpucung Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah naik 25 persen dibanding hari-hari biasa.

Pengurus Pasar Hewan Karangpucung, Tarsono mengatakan biasanya jumlah kambing yang diperjualbelikan di Pasar Karangpucung hanya 1,500 ekor. Namun, saat ini jumlah penjualan naik hingga 2,000 ekor lebih.

Tarsono mengatakan naiknya penjualan dipicu oleh banyaknya permintaan kambing jantan untuk hewan kurban pada perayaan Idul Adha.

Permintaan tertinggi berasal dari kota-kota besar, seperti Bandung dan Jakarta serta dari kota-kota besar lain.

Tarsono mengatakan saat ini sudah banyak pedagang kambing asal luar daerah yang berburu kambing jantan untuk kemudian dijual di kota besar di luar Cilacap.

Selain itu, banyak pula warga yang berniat melakukan ibadah kurban sudah jauh-jauh hari mencari kambing jantan untuk dipelihara terlebih dahulu.

Ia memperkirakan sepekan atau dua pekan mendekati Hari Idul Adha, permintaan akan melonjak lebih tinggi lagi.

"Bulan-bulan ini memang sudah ada peningkatan. Paling antara 500 sampai 600 ekor kambing. Prosentase yang tertinggi itu nanti kalau sudah mendekati lebaran haji (Idul Adha). Ada yang dipelihara (dulu), ada yang untuk daging, ada juga yang dari sini langsung dikirim ke Jakarta. Ada juga yang menyuruh orang sini untuk membeli kambing di sini. Lalu diambil oleh orang Jakarta," kata Tarsono, Kamis (11/8/2016).

Hari Raya Kurban jatuh pada 12 September 2016.

Kepala Pasar Karangpucung, Suyadi Gimin mengatakan saat ini sudah banyak juragan hewan asal Jakarta yang membeli hewan kurban. Kambing tersebut dibeli untuk kemudian diperlihara lebih dahulu selama sebulan oleh peternak lokal.

Sepekan menjelang lebaran Idul Adha, kambing tersebut baru dikirimkan ke pemesan atau dijual ke pembeli langsung.

Menurut Suyadi, para juragan kambing biasa mengumpulkan hewan kurban jauh hari sebelum hari-H. Alasannya sederhana, harga jual masih murah. Dengan begitu ketika mendekati Idul Adha, keuntungan akan berlipat.

Suyadi menambahkan, saat ini sudah ada peningkatan harga kambing jantan. Namun, peningkatannya belum terlampau besar. Kambing jantan dewasa ukuran kecil hingga besar dijual antara Rp1,7 juta hingga Rp3,5 juta per ekor. Harga jual untuk kambing naik antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per ekor dari harga sebelumnya. Sementara kambing istimewa, dengan postur gagah dan besar, dijual dengan harga Rp5 juta lebih. Sedangkan harga sapi dan kerbau naik Rp1 juta hingga Rp3 juta dari harga sebelumnya.  

Editor: Agus Luqman  

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!