Pesawat Latih Cessna Jatuh di Kabupaten Cirebon

"Pesawat jatuh sekitar pukul 09.35 WIB di area pesawahan dengan posisi terbalik. Mengalami kerusakan di bagian hidung dan ekor pesawat,"

Selasa, 30 Agus 2016 13:33 WIB

Bangkai pesawat Cessna 172 yang jatuh di area pesawahan di Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. (Foto: KBR/Frans M.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Cirebon- Pesawat latih jenis Cessna 172 jatuh di area pesawahan Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Dua orang di dalamnya yakni pilot dan siswa dilaporkan selamat hanya mengalami luka ringan. Pesawat naas milik Academy Aviation School ini jatuh setelah mengalami mesin mati di ketinggian 1.000 kaki.

Kapolres Cirebon Kota  Indra Jafar mengatakan, pesawat yang diawaki  Dana Aviantara sebagai pilot sekaligus trainer dan Avriandi seorang siswa Academy Aviation School, keduanya selamat dan dilarikan ke puskesmas terdekat.

"Pesawat jatuh sekitar pukul 09.35 WIB di area pesawahan dengan posisi terbalik. Mengalami kerusakan di bagian hidung dan ekor pesawat," katanya, Selasa (30/08/2016).

Saat ini kepolisian tengah menyelidiki lebih dalam penyebab jatuhnya pesawat. Dari hasil penyidikan sementara, pesawat jatuh karena mesin mati.

"Pesawat sekarang sudah digaris polisi. Petugas akan mendalami penyebab jatuhnya pesawat," ungkapnya.

Sementara, Komandan Pos TNI AU S. Sukani Penggung Cirebon, Kapten Lek Marno menyatakan, pesawat latih Cessna 172 lepas landas dari Bandar Udara Penggung sekitar pukul 08.30 WIB dan hilang kontak sekitar pukul 09.02 WIB.

"Laporan dari Aviation Tower Control Bandara Penggung pesawat hilang kontak setelah sekitar 30 menit lepas landas," katanya.

Sebelum jatuh, pesawat tersebut dalam keadaan normal dan layak terbang dan didukung dengan cuaca yang cerah.

"Sebelum terbang pesawat kita cek dalam keadaan baik dan layak terbang " terangnya.

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?