Pengembangan Bandara Internasional di Nunukan Tertunda, Ini Alasannya

Pengembangan Bandara Internasional di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara terganjal pembebasan lahan.

Sabtu, 13 Agus 2016 20:51 WIB

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar memperlihatkan rencana pengembangan Bandara Nunukan menjadi Bandara Internasional. (Foto: KBR/ Adhima Sukotjo)

KBR, Nunukan – Pengembangan Bandara Internasional di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara terganjal pembebasan lahan. Ini lantaran defisit anggaran pemerintah kabupaten pada 2016. Sehingga pembebasan lahan seluas lima hektar yang ditargetkan rampung tahun ini, tak kunjung dicapai.

Padahal, menurut Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar, pengembangan bandara internasional membutuhkan lahan hingga lebih dari 80 hektar. Sedang kini, sebagai bandara pengumpan total lahan seluas 35 hektar.

"Kami hanya bisa menentkan luasan untuk pengembangan, sekian luasan. Mengenai nilainya nanti kebutuhannya dari Pemda. Kalau pemda terlalu berat dengan defisit ini, pembebasannya nanti sharing. Pemda tingkat 2 Nunukan berapa statusnya , provinsi berapa, selebihnya kami lempar ke APBN," ujar Nurul Anwar di Nunukan, Sabtu (13/8/2016).

Itu sebab Nurul Anwar menyarakankan pemerintah kabupaten untuk membatalkan MoU atau nota kesepahaman penyediaan lahan untuk pengembangan bandara. Sehingga pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bisa ikut menganggarkan pembebasan lahan tersebut.

Kepala Bandara Nunukan inipun menambahkan, dengan status sebagai Bandara Internasional, nantinya bandara di Nunukan bisa melayani pesawat dengan rute Malaysia maupun Brunei Darussalam. Kabupaten Nunukan, merupakan pintu gerbang tenaga kerja Indonesia yang akan menuju ke Malaysia maupun Brunei Darussalam.



Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Komisi Energi DPR Pesimistis soal Pergantian Direksi Pertamina

  • Intensitas dan Kekuatan Gempa Susulan Turun, BMKG Imbau Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Cina Gelar Latihan Tempur di Laut China Timur
  • Mikel Arteta Kandidat Kuat Pengganti Wenger di Arsenal

Setiap individu itu unik, mereka memiliki kesukaan masing-masing, termasuk dalam bekerja. Kebanyakan orang ingin bekerja di bidang yang sesuai dengan passion dan motivasi mereka masing-masing.