Jaringan Rusak, 4 Kecamatan di Mukomuko Mati Listrik

Pemadaman listrik di empat kecamatan diperkirakan memakan waktu cukup lama, sampai selesainya perbaikan tiang dan jaringan listrik.

Rabu, 10 Agus 2016 12:46 WIB

Warga menduduki tiang listrik yang patah di Kabupaten Mukomuko Bengkulu. (Foto: Evi Tarmizi/KBR)

KBR, Bengkulu - Empat kecamatan di kabupaten Mukomuko Bengkulu mengalami pemadaman listrik secara total.

Pemadaman disebabkan karena rusaknya jaringan listrik setelah dua buah tiang listrik patah.

Selain itu jaringan lirik milik PLN Ranting Mukomuko putus tertimpa pohon karet tumbang akibat angin kencang.

Putusnya jaringan listrik menyebabkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh untuk empat kecamatan itu tidak bisa mengalir.

Petugas Pelayanan Teknik (Yantek) I PLN Abdul Ghafur mengatakan pemadaman listrik untuk empat kecamatan diperkirakan memakan waktu cukup lama, sampai selesainya perbaikan tiang dan jaringan listrik.

"Akibat kejadian ini untuk pemadaman beberapa kecamatan, daerah Ipuh dan sekitarnya, Talang Arah Talang Rio mati lama, paling lama sekitar jam 22.00 WIB. Untuk antisipasinya kita sudah datangkan tim Yantek untuk perbaikan. Dan kami sudah siapkan dua tiang yang patah untuk penggantinya," kata Abdul Ghafur kepada KBR, Rabu (10/8/2016).

Abdul Ghafur mengimbau warga yang memiliki tanaman dan tumbuh di bawah jaringan listrik milik PLN agar menebang tanamannya, supaya tidak menggangu jaringan listrik.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.