Calon Haji Berpaspor Filipina, 14 Diantaranya dari Imigrasi Pati

Dari ratusan calon haji, tiga diantaranya warga Pati

Kamis, 25 Agus 2016 21:09 WIB

Kepala Seksi Lalu Lintas Status Keimigrasian (Kasilalintuskim), Alvian Bayu Indra Yudha (Foto: Agus Pambudi/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Pati- Dari seluruh calon haji yang menjalani pemeriksaan otoritas Filipina karena menggunakan paspor ilegal negara itu, 19 diantaranya merupakan warga Jawa Tengah.
Kepala Seksi Lalu Lintas Status Keimigrasian (Kasilalintuskim), Alvian Bayu Indra Yudha, pun membenarkan 14 diantara mereka merupakan calon haji asal Pati yang memegang paspor dari Kantor Imigrasi Kelas II Pati.

"Benar ada 14 orang diduga menggunakan paspor Filipina yang paspor Indonesia-nya dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas II Pati," jelas Alvian kepada wartawan, Kamis (25/08/2016).

Alvian juga memastikan, tiga diantara 14 calon jemaah itu merupakan warga Pati. Namun kata dia, pihaknya belum menerima informasi resmi dari Kemenkumham terkait identitas mereka.

Selain itu dia juga memastikan dokumen-dokumen keberangkatan mereka ke Filipina, sudah sesuai prosedur. Menurutnya, paspor pengurusan mereka ke Filipina asli.   

Selain dari Pati, paspor 5 calon haji lainnya dikeluarkan Imigrasi Kota Semarang.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?