Awasi Kesehatan Hewan Kurban, Dinas Peternakan Cilacap Terjunkan Tim

Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menerjunkan tim untuk mengawasi kesehatan hewan kurban.

Senin, 29 Agus 2016 11:14 WIB

Kambing kurban di Pasar Karangpucung Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: KBR/Muhamad Ridlo)



KBR, Cilacap – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menerjunkan tim untuk mengawasi kesehatan hewan kurban. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Cilacap, Gunawan mengatakan, tim ini juga akan melatih para penyembelih (jagal) terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang halal dan tidak menyiksa.

Kata dia, tim ini juga akan mengawasi ternak yang masuk maupun keluar dari Kabupaten Cilacap. Termasuk di seluruh pasar hewan yang tersebar di Kabupaten Cilacap. Namun khusus untuk hewan yang akan keluar Cilacap, dinas memberlakukan pelabelan gratis.

"Jadi yang higienis itu seperti apa, peri kehewanan juga seperti apa. Jadi tidak hanya perikemanusiaan, peri kehewanan juga ada. Penyembelihan itu kan juga ada etikanya. Terus kita juga, kalau sudah diperika tim kami, dokter hewan, atau peternakan minimal sudah tahu bahwa ini sehat ini tidak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Cilacap, Gunawan, Senin (29/8/2016).

"Pas hari-H itu nanti kita juga akan menggerakkan teman-teman untuk tiap-tiap masjid, siapa tahu masih ada cacing hati. Itu langsung kita buang," sambungnya.

Selain itu, pengawasan kedua dengan menyebar petugas ke masjid atau lokasi penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha. Tim itu terdiri atas dokter hewan dan tenaga khusus lainnya yang nantinya akan memantau jika ada sapi yang terjangkit cacing hati. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, diperkirakan ada 10 persen hewan kurban di Cilacap yang  terjangkit cacing hati.

Cacing hati ini menurut dia, hanya bisa terlihat saat sudah disembelih. Sebab, tanda-tanda penyakit cacing hati sulit dilihat pada performa hewan kurban. Hewan yang tampak sehat sekalipun bisa saja terjangkit cacing hati.



Editor: Quinawaty 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

OTT di PN Jaksel, KPK Tetapkan Dua Orang Tersangka

  • DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Pembelian Helikopter AW 101
  • Polres Jombang Temukan Modus Penjualan Narkoba Secara Kredit
  • Presiden AS Pilih Pertahankan Pasukan dari Afghanistan

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.