Gubernur NTT Frans Lebu Raya. (Foto: www.kemendagri.go.id)



KBR, Kupang - Jumlah koperasi di seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini berjumlah sekitar empat ribu koperasi.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan dari jumlah itu, yang aktif berjumlah sekitar 3500 koperasi. Sedangkan 400 lebih koperasi tidak aktif. Koperasi berperan penting untuk mengelola dana program Desa Mandiri Anggur Merah yang merupakan program pemerintah provinsi NTT.

"Kondisi bulan Mei ini terdapat 4.037 unit koperasi dengan rincian koperasi aktif, 3.593 unit, dan koperasi tidak aktif 444 unit. Keberadaan koperasi ini menyerap 31.238 orang tenaga kerja untuk melayani 944.678 orang anggota koperasi," kata Frans Lebu Raya di Kupang, Jumat (19/8/2016).

Frans Lebu Raya mengatakan berdasarkan kondisi keuangan hingga Mei 2016, ribuan koperasi aktif di NTT memiliki modal sendiri mencapai Rp2,3 triliun lebih.

Frans mengatakan sebetulnya jumlah koperasi di NTT lebih dari yang ada dalam data saat ini. Sebab, di setiap desa penerima dana program Desa Mandiri Anggur Merah sudah membentuk koperasi untuk mengelola dana tersebut.

Hanya kata dia, koperasi-koperasi itu belum berbadan hukum, sehingga belum terdata. Frans Lebu Raya mengatakan, koperasi yang dinilai aktif adalah koperasi yang setiap tahun menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan. Sedangkan yang tidak menyelenggarakan rapat anggota tahunan, dianggap tidak aktif.

Editor: Agus Luqman
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!