11 Fotografer Dunia Ikut Lomba Foto Bawah Laut di Flores Timur

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparektif) Nusa Tenggara Timur menggelar lomba foto bawah laut internasional di Flores Timur.

Kamis, 25 Agus 2016 11:55 WIB

Foto aerial kawasan wisata Pulo Cinta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Kamis (11/8). Ecoresort Pulo Cinta yang memiliki bentuk hati tersebut merupakan salah satu destinasi wisata unggulan baru di daerah

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Kupang - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparektif) Nusa Tenggara Timur menggelar lomba foto bawah laut internasional di Flores Timur. Kepala Dinas  Parektif NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, lomba ini akan diikuti 11 peserta dari berbagai negara. Kata dia, lomba foto bawah laut ini merupakan kelanjutan dari lomba foto serupa di Alor, Lembata, dan Maumere.

"Lomba foto bawah laut internasional yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur di Larantuka. Dan fotografi internasional ini diikuti oleh 11 peserta dari berbagai negara setelah mengikuti seleksi yang sangat ketat oleh juri," kata Marius Ardu Jelamu di Kupang, Kamis (25/8/2016). 

"Fotografi bawah laut internasional ini merupakan kelanjutan dari lomba fotografi bawa laut internasional yang sudah dilakukan  juga di Alor, lalu kemudian tahun lalu di Lembata dan tahun ini di Flores Timur, dan juga beberapa saat lalu juga dilakukan di Sikka Maumere," sambungnya.

Kepala Dinas Parektif NTT, Marius Ardu Jelamu menambahkan, lomba foto bawah laut di perarian Flores Timur dilaksanakan di beberapa tempat, mulai dari Tanjung Bunga, di perairan di sekitar kota Larantuka, dan selat Meko diantara Pulau Adonara, Solor dan Lembata. 

Dia mengatakan, di NTT taman laut tidak hanya ada di Riung, Alor dan Lembata, tetapi juga di perairan Flores Timur dan kabupaten lainnya di NTT.

Menurutnya, lomba foto bawah laut ini mau menunjukkan kepada dunia bahwa destinasi wisata di NTT tidak hanya di darat, tetapi juga di bawah laut. Selain lomba foto bawah laut, juga digelar festival seni budaya di Witihama Adonara Flores Timur.




Editor: Quinawaty
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi: Bantuan untuk Kabupaten Asmat Terkendala Akses Transportasi

  • Pemikul Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun
  • Hari Kelima, Kabut Asap Tebal Landa Hong Kong
  • Federer Lolos ke Perempat Final Australia Terbuka

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.