10 Wisatawan Terluka Akibat Kawah di Kawasan Dieng Meletus

Ledakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dengan tingkat luncuran 50 meter.

Minggu, 02 Jul 2017 14:43 WIB

Warga di sekitar Kawah Sileri. Foto: BNPB

KBR, Jakarta - Sebanyak 10 wisatawan terluka akibat letusan gas yang terjadi di Kawah Sileri, di Kawasan Wisata Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah, Sarwa Permana mengatakan, korban sudah dirawat di puskesmas setempat.

Kata dia, saat ini tim gabungan sudah diturunkan ke lokasi. Sementara warga yang berada di lokasi juga sudah dievakuasi.

"Terjadi ledakan tadi sekitar jam 11.30 WIB. Tingkat luncuran awalnya 50 meter, sekarang sudah mencapai 200 meter. Jumlah korban terluka 10 orang dan saat ini sudah dilarikan ke puskesmas setempat. Wisata sudah ditutup, masyarakat diminta keluar. Sementara ini BPBD, PVMBG, dan juga relawan--termasuk aparat keamanan sudah diterjunkan ke lokasi," katanya.

Sarwa Permana menjelaskan luka kesepuluh korban tidak parah. Menurutnya, sejak 24 Juni silam, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah merekomendasikan radius bahaya hingga 100 meter. 

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.