H-7 Lebaran, Jumlah Penumpang di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat

Peningkatkan terjadi pada kendaraan roda dua dan penumpang pejalan kaki.

Minggu, 18 Jun 2017 14:31 WIB

Pekerja memperbaiki kapal Motor Penumpang (KMP) di area Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (4/6). Foto: Antara

KBR, Banyuwangi- Jumlah penumpang  yang menyeberang ke Pulau Jawa dari Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk meningkat pada H-7 Lebaran  2017. Manager Usaha PT ASDP Gilimanuk, Heru Wahyono mengatakan, peningkatkan terjadi pada kendaraan roda dua dan penumpang pejalan kaki.

Kata dia untuk kendaraan roda dua mencapai 5.800 unit lebih naik 38 persen dari tahun lalu yang mencapai 4.200 unit lebih. Sedangkan untuk penumpang pejalan kaki mencapai 30.800 orang lebih naik 15 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 26.800 orang lebih.

Peningkatan penumpang  ini kata Heru, masih berada di area parkir Pelabuhan Gilimanuk dan tidak sampai meluber hingga ke jalan raya. Meningkatnya penumpang ini selain banyak warga yang mulai pulang kampung ke beberapa wilayah di Pulau jawa, juga dikarenakan adanya kecelakaan beruntun di wilayah Taman Nasional Bali barat. Sehingga kendaraan yang hendak menuju ke Pelabuhan Gilmanuk tertahan.

“Ada peningkatan namum untuk roda dua  saja sama penumpang untuk roda empat masih belum ada peningkatan.  Kalau peningkatanya sampai berapa persen roda dua? Roda dua dibanding tahun lalu untuk kemarin sampai tadi pagi itu peningkatanya 30 persen. H-3, H-4 mulai H-3, H-2  itu prediksi kami untuk arus mudik  dari Pelabuhan Gilimanuk,” kata Heru Wahyono hari ini Minggu (18/6/2017).

Manager Usaha PT ASDP Gilimanuk Heru Wahyono menambahkan, untuk mengangkut  antrean kendaraan di Pelabuhan Gilmanuk pihaknya telah mengoperasikan 32 unit kapal. Jumlah itu diperkirakan cukup untuk mengangkut tumpukan penumpang saat ini.

Heru memperkirkan, lonjakan penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk puncaknya terjadi mulai H-4 dan H-3 lebaran.  Sebab sudah memasuki massa cuti kerja Hari Raya Idul Fitri. Sehingga masyarakat mulai pulang ke kampung halamanya masing-masing.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau