Ada Lambang ISIS di Rumah Penyerang Mapolda Sumatera Utara

Menurut Kepala Lingkungan lambang ISIS tersebut sudah ada 7 tahun di rumah penyerang Mapolda Sumatera Utara.

Minggu, 25 Jun 2017 16:36 WIB

Polisi sedang menggeledah rumah SP. Foto: Anugrah Andriansyah/KBR

KBR, Medan - Kepala Lingkungan 18, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Hari Isnaini menyebut ada gambar bendera ISIS di rumah penyerang polisi di Markas Polda Sumatera Utara  yang berinisial SP. Rumah SP memiliki pagar hijau di Jalan Pelajar Timur, Gang Kecil, Kota Medan.

Kendati demikian, Menurut Isnaini, warga selama ini menilai tulisan di dinding bagian depan rumah SP hanya tulisan  biasa.

"Memang kita tau dia di rumahnya ada lambang bendera ISIS. Lambang itu sudah lama kali. Kalau untuk 7 tahun sudah ada disitu sepertinya," kata Hari di Medan, Minggu (25/6).

Hari Isnaini menambahkan SP tinggal dengan lima anak dan istrinya di rumah Jalan Pelajar Timur tersebut. Polisi membawa anak dan istrinya sekitar pukul 08.30 WIB.

"Pihak kepolisian melakukan pengamanan jam 06.30 di rumah Syawaludin. Lalu, polisi membawa keluarganya, gak tahu kemana," ujar Hari.

SP bersama AR menyerang Mapolda Sumut pada Minggu pukul 03.00 WIB. Seorang personel polisi bernama Aiptu Martua Sigalingging tewas setelah diserang SP dan AR yang diduga masuk dengan cara melompat pagar.

Pada saat kejadian, 4 anggota polisi berjaga di pintu 3. Dua orang berjaga di penjagaan yakni Aiptu M Sigalingging, dan Brigadir E Ginting , sedangkan 2 lainnya melakukan patroli. Sebelum kejadian, Aiptu M Sigalingging meminta izin istirahat di ruang jaga kepada Brigadir E Ginting. Brigadir E Ginting yang berjaga di pos penjagaan kemudian mendengar suara keributan di kamar penjagaan.

Ia kemudian melihat kamar penjagaan dan sempat diancam kedua pelaku dengan pisau. Brigadir E Ginting kemudian lari berteriak meminta bantuan kepada anggota Brimob yang sedang patroli dan  bertugas di Pos Jaga 2.

Anggota Brimob yang sedang berjaga langsung menembak pelaku. Satu pelaku meninggal dan satu lainnya dalam kondisi kritis. Sementara Aiptu M Sigalingging tewas setelah mendapat luka tusuk di beberapa bagian tubuh.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun