Polisi Perketat Penjagaan di Pelabuhan Ketapang

Polisi juga memeriksa barang bawaan penumpang hingga kendaraaan dengan menggunakan metal detektor. Tindakan tersebut demi mengantisipasi adanya aksi teror di Bali.

Minggu, 13 Mei 2018 21:35 WIB

Aparat keamanan dari Polri dan TNI perketat Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Foto: Hermawan/KBR.

KBR, Banyuwangi - Kepolisian Banyuwangi, Jawa Timur, menerjunkan satu peleton anggotanya untuk berjaga di Pelabuhan ASDP Ketapang. Ini dilakukan pasca ledakan bom di tiga gereja di Surabaya. 

Kepala Kepolisian Banyuwangi, Doni Aditiawarman mengatakan, mereka ditempatkan di pintu masuk dan pintu keluar pelabuhan. Setiap penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang diperiksa mulai dari kartu identitas hingga kelengkapan surat-surat lainya.

Selain itu, polisi juga memeriksa barang bawaan penumpang hingga kendaraaan dengan menggunakan metal detektor. Tindakan tersebut demi mengantisipasi adanya aksi teror di Bali.

“Untuk pengamanan obyek vital maupun pengamanan tempat lainya sudah kita siapkan bersama dengan TNI, Pemda," kata Doni Aditiawarman, Mingu (13/5/18).

"Terutama pelabuhan, gereja. Pengaman dilakukan secara bersama,” imbuhnya. 

Doni Aditiawarman juga menambahkan, selain Pelabuhan Ketapang, pihaknya juga berjaga di seluruh tempat ibadah terutama gereja. Dimana polisi menyisir dengan menggunakan anjing pelacak. Selain itu setiap jemaat yang masuk ke gereja diperiksa satu-persatu barang bawaanya.

Obyek vital nasional yang ada di Banyuwangi juga diperketat penjagannya, seperti Pelabuhan Tanjungwangi, Depo Pertamina Tanjungwangi, Gardu Induk PLN, dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi. 

Baca juga:

Editor: Quinawaty 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.