Polisi Aceh Utara Temukan Ladang Ganja 8 Hektare

"Pemiliknya sudah kabur ketika kami grebek. Tapi kami sudah mengetahui identitasnya," kata Kapolres Aceh Utara Untung Surianata.

Rabu, 03 Mei 2017 22:08 WIB

Kapolres Aceh Utara Ahmad Untung Surianata (atas tengah) bersama pasukan gabungan memperlihatkan tanaman ganja di lahan seluas delapan hektare di Desa Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/5/2017).


KBR, Lhokseumawe – Kepolisian Resort Aceh Utara menemukan area ladang tanaman ganja alias mariyuana seluas delapan hektare. Ladang ganja itu berada di Dusun Lhok Drien, Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara Ahmad Untung Surianata mengatakan tanaman ganja itu tumbuh diantara lereng perbukitan hutan setempat.

Penemuan ladang ganja tersebut, kata Untung, merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan dua orang warga Sawang. Dua orang itu terjerat razia dan menjadi tersangka pengedar ganja.

Usai mendapat keterangan pemeriksaan itu, kata Untung, polisi langsung menyisir lokasi ladang ganja itu.

"Di TKP pertama kita temukan ladang ganja seluas tiga hektare. Lalu, di belakangnya ada lagi ladang seluas lima hektare. Dan ini belum semua disisir. Baru berhenti di titik ini. Kami lihat ladang ini sudah dipanen sejak beberapa hari lalu," kata Untung Surianata kepada KBR, Rabu (3/5/2017).

Pantauan KBR di lokasi, seluruh tanaman ganja itu kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar. Tanaman ini berusia rata-rata 1 sampai 3 bulan.

"Pemiliknya sudah kabur ketika kami grebek. Tapi kami sudah mengetahui identitasnya," tambah Untung.

Hampir seluruh area ladang tersebut ditumbuhi semak belukar dan kebun pinang. Ladang ganja di Sawang itu berjarak sekitar 65 kilometer arah barat Kota Lhokseumawe.

Operasi penggerebekan ladang ganja itu melibatkan 80 personil gabungan, melibatkan Koramil, Polsek, Polres Aceh Utara denga bantuan langsung dari Brimob.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Aman Abdurrahman Diperiksa Densus 88 Terkait Bom Thamrin

  • CCTV Pengakuan Miryam, Pengacara: Dibawah Tekanan
  • Operasi Besar Novel Baswedan Berhasil
  • Laut Rusak, Warga Upacara di Tengah Laut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR