Hama Belalang Serbu Puluhan Hektare Sawah di Sumba Timur

"Kalau sawah-sawah di Tanaraing, di pinggiran sudah kena. Salah satu warga lahan sawahnya 25 are, itu sudah rata."

Kamis, 04 Mei 2017 09:30 WIB

Belalang kembara serang sawah di desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. (Foto: KBR/Heindrich D.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Sumba- Hama belalang kembara menyerang puluhan hektare sawah warga di desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT.  Yulius Dundu Tai warga Mangili yang berkunjung ke Desa Tanaraing  mengatakan, belalang kembara yang banyak terdapat di padang sekitar Tanaraing dan mulai memasuki kebun warga.

"Tadi kami sempat ketemu warga di sana, dong (belalang) sudah masuk di sana. Kalau sawah-sawah di Tanaraing, di pinggiran sudah kena. Salah satu warga lahan sawahnya 25 are, itu sudah rata. Itu baru satu warga, sedangkan di desa situ yang ada lahan persawahan sekitar 300-an KK," jelas Yulius Dundu Tai yang dihubungi per telepon Rabu (03/05).

Kata Yulius Dundu Tai,  belalang  memakan habis padi yang ada di lahan warga setempat. kata dia belalang  datang dari arah padang rumput dan secara bergerombol berbaris menuju kebun warga Desa Tanaraing.

Yulius  menyebut warga hanya memiliki  3 botol insektisida pembasmi hama. Tapi insektisida itu tak mampu menghalangi belalang menyerbu kebun warga.
 
Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.