Terjebak Jerat untuk Babi, Beruang Betina di Aceh Utara Terpaksa Diamputasi

"Bagian tangan kanannya luka parah sampai tulangnya keluar," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo kepada KBR.

Jumat, 28 Apr 2017 20:14 WIB

Beruang madu terkena jerat kayu hingga luka parah di Aceh Utara, Jumat (28/4/2017). (Foto: Erwin Djalaluddin/KBR)


KBR, Aceh Utara  – Seekor beruang madu jenis helarctos malayanus ditemukan terkena jerat di Desa Ie Tarek Dua, Kecamatan Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at (28/4).

Beruang madu yang menjadi korban jerat itu berjenis kelamin betina dengan usia sekitar lima tahun, panjang 80 centimeter dan berat sekitar 50 kilogram.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan jerat kayu tradisional itu sebetulnya dipasang warga untuk menjerat hama babi di hutan. Gara-gara jerat itu, satwa dilindungi ini mengalami cedera parah. Kaki depan sebelah kanan nyaris putus hingga harus diamputasi.

Sapto mengatakan tangan beruang diamputasi langsung oleh tim dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Amputasi terpaksa dilakukan karena tangan kanan beruang tersebut mengalami pendarahan berat.  

"Jerat itu sebetulnya dipasang untk menjerat hama babi. Mau menjerat babi ternyata yang kena beruang. Bagian tangan kanannya luka parah sampai tulangnya keluar," kata Sapto Aji kepada KBR, Jumat (28/4/2017).

Sapto menjelaskan jerat itu dipasang di area dekat hutan di luar perkampungan warga. Lokasinya di dekat kebun petani di kawasan Desa Ie Tarek Dua, sekitar 25 kilometer dari arah Kota Lhokseumawe. Menurut Sapto, pemilik kebun itu segera melapor ke BKSDA setelah melihat ada beruang meronta kesakitan di dalam jerat kayu mereka.

Helarctos malayanus merupakan jenis paling kecil dari delapan jenis beruang yang ada di dunia. Beruang yang menjadi korban jeratan di Aceh Utara ini erupakan jenis yang paling pendek dan bulunya paling halus dibandingkan beruang lainnya. Warganya biasanya hitam kelam atau kecoklatan dengan hidung lebar. Beruang madu memiliki penciuman yang sangat tajam dan memiliki kuku panjang di keempat lengannya.  

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi: Bantuan untuk Kabupaten Asmat Terkendala Akses Transportasi

  • Pemikul Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun
  • Hari Kelima, Kabut Asap Tebal Landa Hong Kong
  • Federer Lolos ke Perempat Final Australia Terbuka

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.