RS Jayapura Jadi Rujukan di Indonesia Timur, Pusat Gelontorkan 350 M

Anggaran ratusan miliar Rupiah ini bukan saja digunakan untuk pembangunan fisik melainkan juga pembelian alat kesehatan.

Minggu, 02 Apr 2017 15:41 WIB

UGD di Rumah Sakit Dok II Jayapura. (Foto: KBR/ Katarina Lita)


KBR, Jayapura – Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp350 miliar tahun ini untuk mengembangkan Rumah Sakit Dok II Jayapura. Nantinya rumah sakit tersebut menjadi rujukan bagi layanan kesehatan di Indonesia bagian Timur.

Direktur Rumah Sakit Dok II Jayapura, Joseph Rinta menuturkan, anggaran itu bukan saja digunakan untuk pembangunan fisik melainkan juga pembelian alat kesehatan. Ini karena hampir seluruh alat kesehatan di rumah sakit milik pemerintah tersebut, rusak.

"Gedung rawat jalan 6 lantai. Ditambah dengan ruang perawatan jantung. Terus berikutnya lagi pengembangan ruangan rawat inap. Jadi 3 tahun itu selesai," kata Joseph Rinta di Jayapura, Minggu (2/4/2017).

Joseph Rinta pun berharap, dengan perbaikan fasilitas tersebut, RS Dok II Jayapura mampu menjadi rumah sakit terbaik di Indonesia Timur.

Baca juga:

"MRI (Magnetic Resonance Imaging) saya perbaiki, kalau dana APBN-P turun, kita bisa CT scan, ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), bisa mamografi. Kita membangun rumah sakit benar-benar kepentingan masyarakat," tukasnya.

Selain itu untuk meningkatkan pelayanan tenaga medis, sejumlah negara seperti Amerika dan Australia menawarkan pembelajaran jarak jauh bagi para dokter yang bertugas di RS Dok II Jayapura. Sambungan layanan kesehatan antar-negara akan dilakukan secara langsung dengan web camera bagi 50 dokter spesialis yang bertugas di rumah sakit ini.

Baca juga: Fasilitas Pendidikan di Daerah-daerah



Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.