Relawan Korano Calonkan Kapolda Papua Jadi Gubernur

"Bukan pemerintah yang bersih saja dan berwibawa saja, tetapi pemerintah yang bermanfaat untuk rakyat."

Kamis, 27 Apr 2017 08:29 WIB

Kapolda Papua, Paulus Waterpauw (tengah). (Foto: KBR/Katharina L.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jayapura- Relawan Korano Papua mencalonkan Kapolda, Paulus Waterpauw menjadi Gubernur Papua 2018-2023. Sosok Paulus dinilai sebagai figur yang dapat membuat pemerintahan di Papua bersih dan bermartabat.

Ketua Relawan Korano Papua, Thaha Al Hamid menyebutkan hingga saat ini, sosok Paulus sudah dicalonkan oleh 2 partai politik, yakni PKB dan Golkar.

"Ternyata konteks saat ini di Papua, kita ini harus menghadirkan pemerintah yang bermanfaat. Bukan pemerintah yang bersih saja dan berwibawa saja,  tetapi pemerintah yang bermanfaat untuk rakyat. (Itu artinya PW  cocok jadi Gubernur Papua?) Hanya dia yang saya kira cocok," kata Ketua Relawan Korano Papua, Thaha Al Hamid.

Proses tahapan Pilkada Gubernur Papua akan dimulai pada Juni mendatang. Selain petahana, Lukas Enembe-Klemen Tinal, sosok putra asli Papua yang sudah menyatakan dirinya akan maju pada Pilkada Gubernur Papua adalah Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo serta bekas Bupati Yahukimo, Ones Pahabol.

Menurut UU Otonomi Khusus Papua  Gubernur dan Wakil  yang akan mencalonkan dirinya harus orang asli Papua. Ini berarti darah Papua harus mengalir dari sang ayah. Sementara, jika salah satu calon hanya mengalir darah Papua dari sang ibu, maka otomatis calon tersebut bisa digugurkan oleh Majelis Rakyat Papua, sebagai lembaga kultural orang asli Papua.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.