Hujan Es di Bandung, 63 Pohon Tumbang

Kejadian ini berlangsung sekitar 30 menit

Rabu, 19 Apr 2017 20:57 WIB

Ilustrasi hujan es (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Bandung- Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung mencatat 63 lokasi pohon tumbang akibat hujan es disertai angin kencang hari ini. Peristiwa itu terjadi sekitar 30an menit di kawasan Pagarsih, Cikutra, Dago, Kantor Gubernur Jawa Barat (Gedung Sate), Cihampelas, Alun alun, Soekarno Hatta, Katamso, Cibaduyut dan Kiaracondong.

Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan dampak dari pohon tumbang itu membuat 8 mobil dan 4 rumah rusak. "Dan ini merata di seluruh Kota Bandung. Jadi kalau saya lihat dari laporan anggota dan foto-foto yang dikirim itu banyak pohon-pohon yang memang sebetulnya masih muda sih cuman karena cuaca ekstrim ada patah dahan dan akar tercerabut," kata Arif Prasetya melalui telepon kepada KBR, Rabu, 19 April 2017.

Arif Prasetya menambahkan untuk lokasi pohon yang umurnya tua seperti di Cipaganti dan Cihampelas, tidak ada yang tumbang. Arif Prasetya menjelaskan saat ini seluruh anggotanya yang berjumlah 48 orang, dikerahkan untuk membersihkan pohon tumbang. Prioritas pembersihan pohon tumbang tersebut yaitu yang menghalangi jalan raya, menimpa kendaraan dan menimpa rumah.

"Sebenarnya ada empat tim yang berisi 12-14 petugas tapi kini dipecah menjadi tim kecil sebanyak 12 tim berisikan 3-4 orang," ujar Arif.

Sedangkan untuk sisa pohon tumbang lain yang posisinya tidak mengganggu fasilitas umum akan dibersihkan besok. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi