1,5 Hektare Tambak di Aceh Tenggara Rusak Karna Banjir Bandang

"(Kondisi kolam tambaknya) sedikit lagi hampir sama dengan tebing tambak."

Kamis, 27 Apr 2017 21:42 WIB

Sejumlah aparat bersama-sama membersihkan lumpur akibat banjir bandang di Aceh Tenggara (Foto: KBR/Erwin Jalaludin)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Aceh Tenggara- 1,5 hektare tambak di Desa Suka Jaya dan Lawe Tua, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara rusak akibat banjir bandang yang terjadi dua pekan lalu. Kepala Dinas Perikanan Aceh Tenggara, Kalidah mengatakan, rata-rata lumpur menutup pertambakan sedalam 80 centimeter.

"Kondisi kolamnya sudah terendam dengan lumpur tanah 80 Cm. Sedikit lagi hampir sama dengan tebing tambak. Tapi, ikannya sudah gak ada lagi terlepas semuanya," ujar Kalidah kepada KBR, Kamis (27/4).

Kalidah menyatakan akan membantu petambak dengan pengerukan kembali tambak yang dangkal dan pemberian bibit ikan yang baru.

"Tambaknya sudah dangkal, harus dikeruk menggunakan alat berat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) biar hidup lagi budidaya ikan di sini. Kalau untuk bantuan bibit, kita mohon Dinas Sosial dan Balai di Pemprov Aceh bisa menanggulanginya. Sangat disayangkan sekali bila mereka (petani tambak-red) itu. Apalagi, ikannya ada yang baru 1-3 bulan dan ada yang sudah menjelang masa panen," jelasnya lagi.

Sementara itu salah seorang pemilik tambak, Ridwan menuturkan, bencana itu mengakibatkan dirinya dan yang lain, harus kehilangan sumber mata pencaharian.

"Banjirnya datang tiba-tiba, gak bisa diselametin satu ekor ikan pun kala itu. Bahkan, tak hanya itu, harta benda seluruhnya sudah raib ditelan air bah," kenangnya.

BPBD mencatat rumah yang mengalami rusak berat mencapai 194 unit, rusak sedang 42 unit, dan rusak ringan berjumlah 70 unit. Kesemuanya tersebar di Kecamatan Semadam dan Lawe Sigala-gala.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Periksa Saksi Meringankan Setnov Pekan Depan

  • Polda Metro Rilis 2 Sketsa Terduga Penyerang Novel
  • Polda Papua Akui Ada Perintah Tembak di Tempat di Tembagapura
  • Pemprov Akan Pelajari Investigasi Ombudsman

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing