Warga Jombang Aksi Tolak Pendirian Pabrik Aqua Danone

Penolakan masuknya pabrik air minum kemasan produsen Aqua itu sudah muncul sejak 2013 lalu.

Rabu, 29 Mar 2017 16:01 WIB

Aksi warga menolak eksplorasi dan eksploitasi air oleh perusahaan air minum dalam kemasan PT Tirta Investama produsen Aqua Danone di Jombang, Rabu (29/3/2017). (Foto: Muji Lestari/KBR)

KBR, Jombang - Puluhan warga Jombang Jawa Timur berdemonstrasi menolak pendirian perusahaan air minum PT Tirta Investama produsen air kemasan merek Aqua Danone di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.

Warga Jombang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Penyelamat Lingkungan (AMPEL) itu berunjukrasa di depan kantor Polres Jombang.

Penolakan masuknya pabrik air minum kemasan produsen Aqua itu sudah muncul sejak 2013 lalu.

Koordinator aksi, Joko Fattah Rochim mengatakan upaya PT Tirta Investama memproduksi air minum dalam kemasan di Jombang akan mengancam kelestarian air bagi petani dan kehidupan warga setempat dalam jangka panjang.

Menurut Joko Fattah, eksplorasi air yang dilakukan salah satu perusahaan air minum terbesar itu akan berdampak pada ketimpangan ekologi dan kehidupan masyarakat Jombang, hingga kerusakan alam sekitar.

"Dampaknya, mata airnya akan habis dan tertutup semua. Bukan hanya untuk saat ini, tapi ke anak cucu nanti. Kalau sekarang nggak ada masalah, nggak ada problem tapi kalau berlanjut terus jangka panjang dampanya akan kekeringan," kata Joko Fattah di depan Mapolres Jombang, Rabu (29/3/2017).

Aksi yang melibatkan warga, mahsiswa danaktivis lingkungan itu juga mendesak polisi agar menyelidiki adanya dugaan mafia perizinan terhadap pendirian pabrik milik PT Tirta Investama. Warga berdalih, hingga saat ini masyarakat di Desa Grobogan sama sekali belum pernah mendapat sosialisasi rencana pendirian dan ijin operasional perusahaan air minum di Jombang.

Aksi juga digelar di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jombang dan DPRD Jombang. Aksi diwarnai atraksi kesenian bantengan.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Jokowi : Start Up Jangan Dicekik Regulasi

  • Kemendagri Persilakan TNI Gunakan Fasilitas Pemda Untuk Pemutaran Film G30S
  • Kasus Saracen, Alasan Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka
  • Produksi PCC di Purwokerto Capai Ratusan Ribu Butir