Seminggu Beroperasi, Penerbangan Bersubsidi ke Perbatasan Nunukan Macet Lagi

Diperkirakan penerbangan ke wilayah perbatasan Kecamatan Krayan Nunukan akan macet selama seminggu

Kamis, 16 Mar 2017 22:00 WIB

Maskapai penerbangan Hevilift yang melayani penerbangan bersubsidi ke perbatasan Kecamatan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Adhima/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Nunukan – Penerbangan bersubsidi ke wilayah perbatasan Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kembali terhenti. Padahal penerbangan bersubsidi oleh maskapai Hevilift baru diresmikan minggu lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen subsidi penerbangan ke Kecamatan Krayan, Andi Joni mengatakan macetnya penerbangan disebabkan terhambatnya pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dari Surabaya. Andi mengatakan penerbangan terhenti bukan karena kerusakan pesawat.

"Masalah pengurusan BBM untuk ditempatkan di Nunukan, agar pesawat nanti tidak bolak-balik ke Tarakan untuk mengisi BBM, supaya pelayanan lebih efektif," kata Andi Joni, di Nunukan, Kamis (16/3/2017).

Baca juga:


Andi Joni mengatakan selama ini untuk pengsian BBM pesawat Hevilift harus mampir ke Tarakan. Hal ini dianggap tidak efisien, sehingga pihak maskapai penerbangan akan memindahkan persediaan BBM dari Tarakan ke Nunukan.

Andi Joni menambahkan, diperkirakan penerbangan ke Kecamatan Krayan akan macet selama seminggu untuk menyelesaikan pengiriman 200 drum BBM jenis Avtur tersebut.

"Dia beli dari Pertamina Surabaya, dikirim ke Tarakan langsung, dilanjut ke Nunukan. Mengapa dibeli di Surabaya, karena di Tarakan belum mampu menyediakan drum yang banyak itu," tambah Andi Joni.

Dengan pengisian BBM di Nunukan, Andi Joni mengatakan pelayanan penerbangan Hevilift ke Kecamatan Krayan akan lebih efisien karena pesawat akan menginap di Bandara Nunukan, bukan lagi di Tarakan.

Pada tahun ini pemerintah pusat menganggarkan Rp6,4 milyar rupiah untuk mensubsidi tarif penerbangan masyarakat ke wilayah perbatasan Kecamatan Krayan. Maskapai penerbangan Hevilift akan menjadwalkan penerbangan ke wilayah perbatasan sebanyak enam kali dalam seminggu. Jumah total penerbangan ke wilayah perbatasan Krayan yang harus dipenuhi masakapai penerbangan selama 2017 sebanyak 406 kali penerbangan.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu