Kepala Sekolah di Purbalingga: UNBK 'Menumpang' di Sekolah Lain Malah Bikin Boros

Para siswa kelas 12 di sekolah itu terpaksa 'menumpang' UNBK di SMK 1 Muhammadiyah Purbalingga yang berjarak 30 kilometer.

Senin, 13 Mar 2017 14:28 WIB

Para siswa SMA kelas 12 sedang melakukan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Purbalingga. (Foto: Hikmah/KBR)


KBR, Purbalingga - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK dan sederajat di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah menuai masalah.

Masalah itu dirasakan sejumlah sekolah yang harus melaksanakan UNBK di sekolah lain. Misalnya, SMA Negeri 1 Kejobong, Kabupaten Purbalingga yang tidak memiliki laboratorium komputer sendiri untuk menggelar UNBK. Para siswa kelas 12 di sekolah itu terpaksa 'menumpang' UNBK di SMK 1 Muhammadiyah Purbalingga yang berjarak 30 kilometer.

Kepala SMA Negeri 1 Kejobong, Muhlasin mengatakan biaya UNBK yang harus dikeluarkan sekolah membengkak, diantaranya untuk menyewa bus untuk memberangkatkan siswa yang ikut UNBK ke sekolah lain.

"Kendalanya satu, mobilisasi peserta. Kami harus mengangkut anak SMA Kejobong ke SMK 1 Muhammadiyah. Ini kami kan butuh pengawalan anak kesana. Disamping itu, ya biaya. Biayanya lumayan. Menyewa satu bus itu Rp150 ribu. Dalam satu hari musti menyewa enam bus. Pokoknya totalnya banyak, juga harus mengadakan server, servenya saja dua. Biaya mobilisasi anak, padahal nanti ada gladi bersih juga. Terus pada saat pelaksanaan empat hari juga ada. Karena semuanya dibiayai dari sekolah berarti pengeluaran sekolah tambah membengkak," kata Muhlasin kepada Hikmah, Reporter Radio 99 FM jaringan KBR, Senin (13/3/2017).

Kepala SMA Negeri 1 Kejobong Muhlasin berharap pemerintah memberikan bantuan laboratorium komputer agar pelaksanaan UNBK bisa memangkas biaya operasional sekolah, sehingga tidak harus menginduk UNBK di sekolah lain.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk siwa SMA/SMK dan sederajat akan digelar empat hari mulai Senin (10 April 2017) hingga Kamis (13 April 2017). UNBK tingkat SMA dan sederajat menguji tiga mata pelajaran wajib yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris serta satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan atau kejuruan.

Sementara UNBK untuk siswa SMP dan sederajat diselenggarakan empat hari, mulai Selasa (2 Mei 2017) hingga Senin (8 Mei 2017) dengan empat pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau