Cegah Bentrok dengan Angkot, Perwali Bogor Ojek Daring Siap Diteken

"Kita hanya minta jumlah terakhir saja yang terdata. Jangan ada rekrutmen lagi, khusus untuk di Kota Bogor,"

Jumat, 31 Mar 2017 11:17 WIB

Cegah bentrok dengan Angkot, Kapolresta Bogor Kota Ulung Jaya (tengah) berdialog dengan pengemudi ojek online di jalan Ibrahim Adjie, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/3). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Bogor- Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait aturan ojek daring di Kota Bogor dalam waktu dekat ini siap diluncurkan. Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Rakhmawati  mengatakan rancangan  Perwali pun tinggal menunggu tandatangan walikota. Kata dia, Perwali itu nantinya lebih akan mengatur soal teknis di lapangan.

Terkait perizinan, kata dia, tidak ada dalam poin di perwali.

"Hanya mengatur teknis ya, semisal mereka (ojek Daring) tidak boleh mangkal di tempat yang sudah kita tentukan. Yang jelas poinnya itu, dan kita bisa melihat posisi keberadaan mereka. (Kalau pembatasan seperti apa?) Ya kalau pembatasan, kita hanya minta jumlah terakhir saja yang terdata. Jangan ada rekrutmen lagi, khusus untuk di Kota Bogor," katanya saat dihubungi KBR, Jumat (31/03).

Rencananya, lanjut Rakhmawati, hari ini draf  perwali akan diperiksa oleh walikota. Jika tidak ada revisi, satu atau dua hari kedepan akan segera disahkan.

"Ya rencananya hari ini saya bertemu pak wali dulu. Ya mudah-mudahan satu dua hari sudah beres," jelasnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Aparat Keamanan Dicurigai Selundupkan Pendulang Emas ke Kawasan Freeport

  • Belasan Bagang Ikan di Perairan Ambalat Dirusak Gelombang
  • Myanmar-Bangladesh Sepakat Repatriasi Pengungsi dalam Dua Bulan
  • Kasus Perkosaan, Eks Pemain AC Milan Robinho Dihukum Penjara

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"