BKSDA Pangkalan Bun Sita 4 Orangutan dari Warga

"Dari Desa Tumbang Sungai jantan betina umur dua tahun dua tahun yang di (desa) Bukit Indah itu umur tiga tahun sama dua tahun,"

Kamis, 02 Mar 2017 21:33 WIB

Ilustrasi (sumber: Setkab)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Pangkalan Bun- Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun menyita empat  orangutan yang   dipelihara warga. Menurut Kepala BKSDA Pangkalan Bun Agung Widodo, keempatnya  ditemukan di dua tempat berbeda.

Kata dia, dua orangutan jantan dan betina berumur masing-masing dua tahun ditemukan di Desa Tumbang Sangai. Kemudian dua lagi berumur tiga tahun jantan dan dua tahun betina ditemukan di Unit Permukiman Transmigrasi Desa Bukit Indah. Keduanya masuk wilayah Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Ada empat ekor orangutan yang dari Desa Tumbang Sungai jantan betina umur dua tahun dua tahun yang di (desa) Bukit Indah itu umur tiga tahun sama dua tahun," kata Agung.

Agung menambahkan, satu orangutan betina berumur tiga tahun akan langsung dilepas ke Suaka Margasatwa Sungai Lamandau. Sedangkan tiga orangutan lainnya akan direhabilitasi terlebih dahulu di Orangutan Care Center and Quarantine Pangkalan Bun milik Orangutan Foundation International (OFI).

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.