Maju Pilkada 2018, Enam Bupati di Sumut Ajukan Cuti

Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah mencari pengganti sementara kepala daerah yang akan cuti.

Jumat, 02 Feb 2018 14:33 WIB

Maskot Pilkada Sumatera Utara 2018 di depan KPU Sumut di Medan, Rabu (10/1/2018). (Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi)

KBR, Medan - Enam kepala daerah tingkat kabupaten kota di Sumatera Utara yang maju kembali dalam Pilkada 2018 sudah mengajukan surat cuti ke pemerintah provinsi. 

Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Basarin Tanjung mengatakan dari delapan daerah yang menggelar Pilkada, hanya enam kepala daerah yang mengajukan cuti. 

"Sudah masuk ke kami surat pengajuan cuti mereka. Supaya bisa cepat diproses, maka sebelum masuk masa kampanye surat pengajuan harus sudah masuk ke kami," kata Basirin kepada KBR, di Medan, Jumat (2/2/2018). 

Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah mencari pengganti sementara kepala daerah yang akan cuti.

"Cuti bagi kepala daerah diberikan oleh gubernur atas nama menteri. Lalu, cuti yang telah diberikan gubernur, wajib diberitahukan kepada KPU Kabupaten/Kota," kata Basarin.

Baca juga:

Kepala daerah yang sudah mengajukan cuti antar lain Bupati Simalungun Jopinus Ramli, Pelaksana tugas Bupati Batu Bara RM Harry Nugroho, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Wakil Bupati Langkat Sulistiyanto, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, serta Bupati serta Wakil Bupati Padang Lawas, Ali Sutan Harahap dan Ahmad Zarnawi Pasaribu. 

Kepala daerah yang cuti itu nanti akan digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan Penjabat (Pj). Namun, jika hanya bupati yang maju dalam Pilkada, maka wakilnya diangkat sebagai pelaksana tugas. Plt. Apabila dua pasangan kepala daerah di kabupaten cuti, maka akan ditetapkan Penjabat pengganti. 

Sesuai Undang-undang Pasal 70 Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada, kepala daerah yang mencalonkan diri kembali selama masa kampanye harus menjalani cuti di luar tanggungan negara dan dilarang menggunakan fasilitas terkait dengan jabatan semula.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.