Diguyur Hujan 7 Jam, 100 Rumah di Banyuwangi Terendam Banjir

Banjir juga merendam sekitar 10 hektare sawah dan tambak ikan. Tanaman padi yang terendam banjir dipastikan rusak sedangkan ribuan ikan yang sudah siap panen hanyut terbawa banjir.

Kamis, 08 Feb 2018 21:38 WIB

Ilustrasi banjir di Banyuwangi. (Foto: KBR/Hermawan)

KBR, Banyuwangi - Sekitar seratusan rumah warga di Desa Bimorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terendam banjir, pada Kamis (8/2/2018).

Banjir terjadi setelah sebagian Banyuwangi diguyur hujan deras selama tujuh jam. 

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharram mengatakan, hujan deras menyebabkan air sungai Bajulmati meluap dan menggenangi permukiman warga di sekitar sungai.

Ketinggian banjir mencapai satu meter. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. 

"Banyak rumah kemasukan air, bahkan ketinggianya sampai satu meter. Curah hujan yang tinggi mulai tadi siang. Barusan saya dapat laporan tidak ada korban jiwa, cuma kerugiannya banyak perabotan rumah tangga warga rusak karena banjir," kata Eka Muharram di Banyuwangi, Kamis (8/2/2018).

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Banyuwangi Eka Muharram menambahkan, banjir juga merendam sekitar 10 hektare sawah dan tambak ikan. Tanaman padi yang terendam banjir dipastikan rusak sedangkan ribuan ikan yang sudah siap panen hanyut terbawa banjir.

Hingga Kamis malam tim reaksi cepat BPBD Banyuwangi terus memantau ketinggian air di Sungai Bajulmati. Sementara hujan dengan intensitas sedang masih terus mengguyur kawasan tersebut. 

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.