Pilkada 2017, Puluhan TPS di Aceh Utara-Lhokseumawe Berstatus Rawan

Seluruh anggota polisi sudah diinstruksikan siaga penuh menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), Rabu 15 Februari 2017.

Selasa, 14 Feb 2017 09:51 WIB

Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Lhokseumawe, Aceh, menggelar apel persiapan pengamanan PIlkada, Senin (13/2/2017). (Foto: ANTARA)


KBR, Lhokseumawe – Sekitar 60 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh masuk kategori rawan gangguan keamanan.

Aparat kepolisian kini memberlakukan sistem pengamanan ekstra ketat di titik rawan tersebut.

Kepala Bagian Operasional Polres Lhokseumawe, Ahzan mengatakan seluruh anggota polisi sudah diinstruksikan siaga penuh menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), Rabu 15 Februari 2017.  

Ahzan mengatakan selain mengawal TPS, polisi juga meningkatkan patroli lapangan.

"Dalam kriteria kita menentukan rawan 1 dan rawan 2. Yang pertama sekali adalah kita melihat dalam hajatan sebelumnya di Pileg (Pemilu Legislatif) maupun Pilres (Pemilu Presiden) pernah kejadian ada ribut-ribut di TPS. Kemudian, jarak tempuh pengamanan antara TPS sampai selanjutnya dinyatakan rawan karena di dalam gampong atau desa itu ada dua sisi kubu yang seimbang dan berlawanan," kata Ahzan menjawab KBR, Senin (13/2/2017).

Baca juga:


Kepala Bagian Operasional Polres Lhokseumawe Ahzan menghimbau, seluruh kandidat atau peserta Pilkada 2017 untuk ikut menjaga ketenangan situasi keamanan menjelang pilkada 15 Februari mendatang.

Ahzan meminta masyarakat memberikan informasi setiap adanya gangguan keamanan kepada aparat di kantor terdekat.

Polres Lhokseumawe menerjunkan sekitar 500 personel untuk pengamanan Pilkada, terutana mengawal 637 TPS.

"Total ada 60 TPS yang rawan satu dan rawan dua (di Lhokseumawe-Aceh Utara). Kalau yang rawan satu kita tempatkan satu personil per TPS, sedangkan yang rawan dua Kita tempatkan dua  personil per TPS," lanjutnya.

Aceh merupakan daerah terbanyak dalam gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2017, dimana ada 20 kabupaten kota menyelenggarakan pemilihan bupati maupun walikota, bersamaan dengan pemilihan gubernur Aceh di seluruh kabupaten kota di Aceh.

Kepolisian Daerah Aceh mengerahkan sekitar 21 ribu petugas Satlinmas untuk membantu Polisi dan TNI guna mengamankan 9.581 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 6.477 desa yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh. 

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1