Harga Bawang Merah Naik, Tomat Terjun Bebas

Sepekan lalu, menurut Ratiyem, harga bawang merah masih Rp32 ribu per kilogram. Sementara, harga putih naik hanya Rp35 ribu per kilogram.

Selasa, 21 Feb 2017 15:41 WIB

Pedagang sayur di Pasar Tradisional Karangpucung, Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Muh Ridlo/KBR)


KBR, Cilacap – Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Cilacap, Jawa Tengah merangkak naik.

Kenaikan harga disebabkan minimnya pasokan dari daerah penghasil bawang merah, seperti Brebes dan Wonosobo.

Salah seorang pedagang di Pasar Cinangsi Kecamatan Gandrungmangu, Ratiyem mengatakan saat ini harga eceran bawang merah seharga Rp40 ribu per kilogram. Harga jual bawang merah itu sama dengan harga bawang putih.

Sepekan lalu, menurut Ratiyem, harga bawang merah masih Rp32 ribu per kilogram. Sementara, harga putih naik hanya Rp35 ribu per kilogram.

Belakangan, pasokan bawang merah berkurang sehingga harga naik. Diduga harga bawang merah dan bawang putih terdongkrak naik karena hujan bulan Februari berintenstitas tinggi.

"Harga bawang merah itu sekarang jualnya Rp40 ribu per kilogram. Kemudian, jualnya sama dengan bawang putih. (Sebelum naik berapa?) Rp32 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih sebelum naik Rp35 ribu per kilogram," kata Ratiyem, Selasa (21/2/2017).

Baca juga:


Tak hanya bawang merah dan bawang putih, sejumlah komoditas sayuran di Cilacap juga mengalami kenaikan harga.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Cinangsi, Tiwi mengatakan hampir seluruh harga sayuran naik. Diantaranya kacang panjang, terong dan mentimun. Kenaikan harga berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp3.500 per kilogram.

Sebaliknya, harga tomat justru terjun bebas. Dua pekan lalu, harga tomat masih di kisaran Rp12 ribu per kilogram. Harga itu turun menjadi Rp10 ribu per kilogram, dan saat ini turun menjadi Rp4 ribu per kilogram.

"Tomat paling murah. Hanya Rp4 ribu per kilogram. Tadinya Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram. (Sayur yang lain mahal?) Karena persediaannya sangat terbatas. Lombok cengis (cabai rawit), sampai jam 08.00 WIB di pasar belum datang. Karena nggak ada barang jadinya ya mahal. Kalau stok banyak ya murah," kata Tiwi.

Harga cabai rawit merah, di Cilacap juga masih tinggi, antara Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram di tingkat pengecer. Para pedagang menduga petani cabai rawit masih terganggu hujan intenstitas yang tinggi sehingga pasokan berkurang.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1