Distribusi Logistik Pilkada ke Pulau di Perbatasan Filipina Terkendala Ombak Besar

"Tadinya kapal pengangkut logistik masih sempat tertahan di pulau Kawio akibat cuaca buruk yang disertai ombak yang tinggi. Dan sore tadi baru bisa sampai ke pulau Marore,”

Senin, 13 Feb 2017 22:00 WIB

Ilustrasi Foto: kemendagri.go.id

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Manado- Distribusi logistik surat suara  di daerah kepulauan di perbatasan dengan Filipina terkendala ombak besar. Anggota KPU Sulawesi Utara, Zulkifli Golonggon mengatakan, pengiriman surat suara di  Pulau Marore sempat tertunda akibat ombak besar.

“Kendala adalah cuma Daerah Kepulauan Sangihe, maka sudah diantisipasi dua hari sebelumnya sudah selesai. Tadinya kapal pengangkut logistik masih sempat tertahan di pulau Kawio akibat cuaca buruk yang disertai ombak yang tinggi. Dan  sore tadi baru bisa sampai ke pulau Marore,” ujar Zulkifli Golonggon, ketika dihubungi KBR, Senin ( 13/2).

Zulkifli Golonggon mengklaim  H-3 semua distribusi logistik terutama di daerah kepulauan targetnya sudah bisa selesai. Untuk di  daratan   H-1 (Selasa, 14/2 ) baru selesai disalurkan.

Zulkifli Golonggon mengatakan, “Dipastikan tidak terjadi kerusakan, karena semua surat suara selain di bungkus dalam plastik agar tidak basah juga dimasukkan dalam kotak yang terbuat dari alumunium."

Zulkifli Golonggon berharap warga yang tinggal di  Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Bolaang Mongondow agar menggunakan hak pilihnya. Kata dia,  Warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) bisa membawah E-KTP atau surat keterangan dari Dinas Catatan Sipil setempat.

Berdasarkan data KPU Sulut, pemilih  di Kabupaten Bolaang Mongondow mencapai 167.551 orang yang tersebar di 15 Kecamatan, 202 Desa, dan 346 TPS. Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai 105.193 orang yang tersebar di 15 Kecamatan, 167 desa, dan  299 TPS.

Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Sangihe  diikuti dua pasangan calon yaitu HR Makaganza-Fransiscus Silangen yang diusung PDI Perjuangan dan pasangan kedua diusung Partai Golkar yakni Jabes E Gagana- Helmut Hontong.

Sedangkan  di Kabupaten Bolaang Mongondow  juga diikuti dua pasangan calon yakni Yasti Soepretjo Mokoagow-Yanny Tuuk diusung PDI Perjuangan dan PAN menghadapi  Salihi Bue Mokodongan-Jefri Tumelap yang diusung Partai Golkar, Demokrat dan Gerindra.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau