Banjir di Minahasa, Ratusan Jiwa Mengungsi

"Mereka hanya mengungsi di rumah keluarga, akan tetapi pihak pemerintah provinsi melalui BPBD dan pemerintah kabupaten menyediakan dapur umum."

Rabu, 22 Feb 2017 14:59 WIB

Bencana banjir di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Senin (20/2/2017). (Foto: Zulkifli/KBR)


KBR, Manado - Ratusan orang mengungsi pasca banjir melanda Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Minahasa pada Selasa (21/2/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, Noldy Liow mengatakan banjir terjadi di lokasi yang sama dengan banjir pada Minggu lalu. Namun banjir kali ini tidak sebesar sebelumnya.

"Sekarang masih ada pengungsi 300 jiwa atau 197 keluarga di Desa Leleko Kabupaten Minahasa. Mereka hanya mengungsi di rumah keluarga, akan tetapi pihak pemerintah provinsi melalui BPBD dan pemerintah kabupaten menyediakan dapur umum untuk menyalurkan makanan ke semua pengungsi," kata Noldy Liow di Manado, Rabu (23/2/2017).

Baca: Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Kabupaten Kota di Sulut   

Kepala BPBD Sulawesi Utara Noldy Liow mengatakan ada sekitar seribu unit rumah yang tergenang air dan lumpur. Dari jumlah itu terdapat ratusan rumah yang rusak akibat banjir itu.

Banjir di Minahasa tersebar di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Remboken, Kecamatan Sonder Selatan dan Kecamatan Tondano.

Saat ini para relawan bersama warga, TNI dan Polri dibantu mahasiswa di Tondano Minahasa terus melakukan pembersihan di lokasi bencana terutama rumah warga yang menjadi korban.

BPBD masih mendata kerugian akibat banjir tersebut.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim