Banjir dan Longsor Mengintai Purbalingga

Bencana longsor terparah terjadi di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol yang disertai banjir bandang.

Jumat, 24 Feb 2017 14:11 WIB

Bencana longsor yang terjadi di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, 2017. (Foto: Hikamah/Radio 99 Purbalingga)


KBR, Purbalingga - Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu banyak bencana alam di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam dua bulan pertama di awal 2017, tercatat terjadi empat kali bencana banjir dan delapan kali bencana tanah longsor di Kabupaten Purbalingga.

Bencana longsor terparah terjadi di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol yang disertai banjir bandang.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Muhsoni mengatakan longsor di Desa Sirau menyebabkan kerugian hingga Rp325 juta.

"Begitu longsor masuk ke sungai, langsung banjir bandang di Desa Sirau. Yang terdampak dari longsor ada tiga unit rumah, dua jembatan rusak, tiga motor hilang---satu diantaranya ditemukan Kamis kemarin. Perkiraan kerugian karena longsor kurang lebih Rp325 juta," kata Muhsoni kepada KBR, (24/2/2017).

Terkait relokasi warga Sirau, Muhsoni menjelaskan masih menunggu pemeriksaan lokasi longsor dari Badan Geologi Bandung. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk merelokasi warga di Desa Sirau yang rawan longsor.  

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.