Orangutan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Barito

"Seharusnya diotopsi dahulu untuk mengetahui kematian orangutan itu sebabnya apa,"

Selasa, 16 Jan 2018 10:32 WIB

Petugas BKSDA dan orangutan yang tewas mengambang di sungai Barito. (Foto: KBR/Alex G.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Buntok- Satu orangutan ditemukan tewas mengambang di Sungai Barito, Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah. Manager Perlindungan Habitat, Center for Orangutan Protection (COP), Ramadhani mengatakan mayat orangutan itu ditemukan dengan kondisi sangat mengenaskan. Yakni, tanpa kepala dan seluruh bulu di tubuhnya sudah tidak ada.

"Teman-teman BKSDA sudah ke TKP dan sudah menemukan mayat orangutannya, tetapi langsung dikubur. Saya mendukung upaya BKSDA tetapi seharusnya diautopsi dahulu untuk mengetahui kematian orangutan itu sebabnya apa," kata Dhani.

COP menyesalkan tindakan BKSDA Kalteng yang langsung menguburkan mayat orangutan itu tanpa nekropsiĀ  atau autopsi. Padahal apabila itu dilakukan, bisa menjadi data tambahan yang valid untuk mengetahui penyebab kematian satwa liar dilindungi itu.

Apalagi, kata Dhani, setelah melakukan overlay peta, habitat orangutan di sekitar lokasi itu sudah banyak tergerus oleh konsesi perkebunan kelapa sawit.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.