Warga Semarang Tolak Berita Hoax

Kegiatan diawali dengan penandatanganan deklarasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Minggu, 08 Jan 2017 18:15 WIB

Acara penandatanganan deklarasi Tolak Berita Hoax. Foto: Widia Primastika/KBR

KBR, Semarang- Ratusan warga Kota Semarang  mendeklarasikan  Tolak Berita Hoax yang di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang saat kegiatan Car Free Day pada Minggu, 8 Januari 2017. Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan deklarasi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang kemudian diikuti oleh warga yang hadir.

Dalam deklarasi ini, Ganjar meminta kepada masyarakat untuk bersama – sama menjaga lisan, pikiran, dan telinga dengan menuliskan hal yang positif, bukan bercerita soal kebohongan. Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk menghentikan hoax, karena persatuan di dunia maya harus dijaga.

"Kepedulian kebangsaan itu mereka bersama - sama menjaga lisan, menjaga pikiran, menjaga telinga semuanya dengan menuliskan dengan baik. Apa yang dia tuliskan adalah hal yang positif bukan sedang bercerita soal kebohongan. Hoax - hoax yang bikin hoek hoek ini mesti kita hentikan. Karena persatuan di dunia maya harus kita jaga," ujar Ganjar kepada KBR, Minggu (8/01).

Ganjar menambahkan, kegiatan ini tidak hanya untuk melawan hoax atau melawan kebencian, namun mengajak warga untuk berkata jujur dengan tidak menggunakan anonim, dan menunjukan identitas, karena hal tersebut dapat melatih kepercayaan diri.

Baca: Begini Cara 'Kreatif' NU Melawan Hoax

Deklarasi anti hoax juga dilakukan di beberapa daerah lainnya. Antara lain Jakarta, Surabaya, Solo, Wonosobo dan Bandung.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1