SAR Gabungan Temukan 1 Korban Sungai Citanduy

Korban bernama David diduga terseret pusaran air yang kerap dijumpai di Sungai Citanduy.

Minggu, 01 Jan 2017 15:58 WIB

Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian satu korban tenggelam sungai Citanduy, Minggu (31/12). (Foto: KBR/BPBD Cilacap)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Cilacap – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan salah satu korban tenggelam di Sungai Citanduy, David (17 tahun) dalam kondisi meninggal. Sementara, korban lainnya hingga Minggu siang ini (01/01/2017) masih dalam pencarian.

Koordinator Basarnas Cilacap, Mulwahyono mengatakan, korban yang berasal dari Depok, Jawa Barat, ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. Ia menduga David terseret pusaran air yang menurut kerap dijumpai di Sungai Citanduy yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Jenazah David ditemukan oleh warga setempat yang tengah mencari rumput di bantaran Sungai Citanduy. Warga kemudian melapor ke Basarnas yang menyisir wilayah hilir sungai sejauh dua kilometer.

“Korban Sungai Citanduy sampai saat ini masih dalam pencarian. Belum ada informasi terbaru, dalam arti teman-teman masih dalam penyisiran. Kalau salah satu korban, kemarin itu kan sudah ditemukan sekitar jam 17.00 WIB. Itu meninggal dunia. Ditemukan masih dalam sekitar lokasi. Jadi, itu bisa saja pusaran, itu geser (sedikit) dari posisi semula,” jelas Koordinator Basarnas Pos Cilacap, Mulwahyono, Minggu (01/01/2017).

Selain Tim SAR Cilacap, operasi pencarian korban juga melibatkan personel Kepolisian Sektor Patimuan, Komando Rayon Militer Patimuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Cilacap, RAPI Cilacap dan warga setempat.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Paripurna DPR untuk Tentukan Perppu Ormas

  • Departemen Keamanan Dalam Negeri AS Sikapi Penolakan Gatot
  • Presiden Belum Izinkan Gatot ke AS
  • Penghargaan FIFA, Tahunnya Real Madrid